Minahasa Utara — Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui serangkaian kegiatan dan pelayanan kesehatan yang berlangsung hari ini. Rangkaian acara yang padat ini mendapat perhatian luas publik karena menyentuh hampir seluruh aspek pelayanan, mulai dari layanan dasar hingga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Kamis, 11 Juni 2026.
Layanan Kesehatan dalam Gedung yang Optimal
Sejak pagi, suasana Puskesmas Mubune tampak tertib dan sibuk. Kegiatan dimulai dengan Apel Pagi seluruh staf sebagai bentuk penguatan disiplin dan koordinasi tim. Setelah apel, berbagai layanan dalam gedung dibuka serentak untuk masyarakat:
· Poli Umum melayani pasien dengan keluhan umum, didukung dokter dan perawat yang sigap.
· Poli Gigi memberikan pemeriksaan dan tindakan kesehatan gigi serta mulut.
· Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) menjadi pusat perhatian para ibu hamil, balita, dan anak-anak.
· Pelayanan Lansia berjalan dengan pendekatan ramah usia lanjut, termasuk skrining penyakit degeneratif.
· Laboratorium melakukan pemeriksaan darah, urine, dan penunjang diagnostik lainnya.
· IGD (Instalasi Gawat Darurat) siaga 24 jam menangani kasus kegawatdaruratan.
· Farmasi melayani resep obat dengan cepat dan akurat.
· Pelayanan Administrasi Kesehatan memastikan pencatatan dan pelaporan berjalan lancar, termasuk pengurusan rujukan dan BPJS.
Bimtek ARIP oleh BPJS Kesehatan Minut
Selain layanan langsung ke pasien, Puskesmas Mubune juga menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis (Bimtek) ARIP (Aplikasi Rujukan Online) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara. Bimtek ini diikuti oleh para petugas administrasi dan verifikator dari beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi sistem rujukan, mengurangi kendala teknis, serta memastikan hak peserta JKN terpenuhi secara cepat dan tepat.
Pelatihan Tata Laksana Malaria Hari Keempat
Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada Pelatihan Tata Laksana Malaria bagi Tenaga Kesehatan yang kini memasuki hari keempat. Bertempat di Hotel Sutan Raja, pelatihan ini diikuti oleh dokter, perawat, dan laboran dari sejumlah puskesmas di Minahasa Utara. Materi hari ini berfokus pada diagnosis konfirmasi dengan mikroskop dan RDT, tata laksana kasus malaria berat, serta sistem pelaporan eliminasi malaria. Pelatihan ini menjadi bukti keseriusan daerah dalam menekan angka malaria menuju eliminasi.
Posyandu ILP Desa Bahoi
Tak ketinggalan, jangkauan pelayanan Puskesmas Mubune meluas hingga ke desa. Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) digelar di Desa Bahoi. Posyandu ini tidak hanya melakukan penimbangan dan imunisasi balita, tetapi juga memberikan penyuluhan tentang pencegahan stunting, pemeriksaan ibu hamil, serta skrining penyakit tidak menular. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian posyandu yang didukung kader kesehatan setempat.
Menjadi Perhatian Publik
Keserentakan berbagai kegiatan pada 11 Juni 2026 ini menunjukkan transformasi layanan Puskesmas Mubune yang tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga promosi kesehatan, pencegahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan kolaborasi lintas sektor. Masyarakat Likupang Barat dan sekitarnya menyambut baik pelayanan komprehensif ini. Salah seorang warga, Ibu Yuliana (32), mengaku terbantu dengan adanya pelayanan KIA yang lebih terpadu. “Sekarang tidak perlu bolak-balik ke kota, di Puskesmas sudah lengkap,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline dalam sela-sela kesibukannyan kepada jendelasulut.com, menyampaikan bahwa semua layanan ini adalah wujud nyata dari komitmen “Melayani dengan SETIA” (Sederhana, Efisien, Terintegrasi, Inovatif, dan Amanah). Pihaknya berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara atas dukungan penuh.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Puskesmas Mubune Likupang Barat membuktikan diri sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang merata, profesional, dan humanis. Publik pun berharap kegiatan serupa terus berlanjut secara rutin demi mewujudkan masyarakat Minahasa Utara yang sehat dan berdaya saing.
Penulis: Rinto R