Airmadidi, jendelasulut.com — Di tengah dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus mengukuhkan langkah strategis dengan mempererat sinergi bersama institusi Kejaksaan. Kolaborasi yang telah terjalin erat ini bukan lagi sekadar hubungan kerja formal antarlembaga, melainkan telah menjelma menjadi fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, serta memastikan setiap proyek pembangunan berjalan di atas rel hukum yang kuat.
Apresiasi mendalam atas kemitraan strategis ini disampaikan langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., di sela-sela rangkaian menyambut Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-81. Bagi pemerintah daerah, keberadaan Korps Adhyaksa telah menjadi mitra kritis dalam mengawal jalannya roda pemerintahan, terutama dalam aspek pencegahan dan penindakan terhadap potensi penyimpangan.
Bukan Sekadar Kemitraan, Tapi Kebutuhan
Dalam suasana penuh khidmat, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa hubungan baik antara Pemkab Minut dan Kejaksaan telah memberikan dampak yang terukur. Ia tidak hanya menyampaikan selamat atas ulang tahun institusi penegak hukum tersebut, tetapi juga memberikan pengakuan atas dedikasi nyata yang telah diberikan.
“Atas nama pemerintah daerah, seluruh jajaran Sekretariat Daerah, perangkat daerah, serta masyarakat Kabupaten Minahasa Utara, saya mengucapkan selamat Hari Lahir Kejaksaan ke-81. Kami merasakan sendiri bagaimana pendampingan dan pengawalan dari Kejaksaan telah membuat kami lebih percaya diri dalam menjalankan program-program pembangunan,” ujar Joune Ganda dalam pernyataan resminya.
Menurut Bupati, kolaborasi yang selama ini berjalan telah melampaui batas-batas kemitraan kelembagaan biasa. Ia menilai bahwa Kejaksaan telah menjadi bagian integral dalam ekosistem pemerintahan di Minahasa Utara. Dengan adanya pendampingan hukum sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, pemerintah daerah mampu meminimalisir risiko hukum yang seringkali menjadi batu sandungan dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Lebih jauh, Bupati Joune Ganda menekankan bahwa sinergi ini bukan hanya menguntungkan pemerintah dari sisi administratif, tetapi juga memberikan dampak luas bagi masyarakat. Pengabdian dan pembenahan diri yang dilakukan oleh jajaran Adhyaksa, menurutnya, telah berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan pelayanan publik yang lebih akuntabel.
“Pengabdian, pembenahan diri, serta kerja sama luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan Kejaksaan telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ketika tata kelola pemerintahan bersih, maka dana pembangunan dapat tersalurkan tepat sasaran untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Ia memberikan catatan khusus terkait peran Kejaksaan dalam pengelolaan keuangan daerah dan aset-aset pemerintah. Dengan adanya pengawasan yang melekat, potensi kebocoran anggaran dapat ditekan, sehingga alokasi dana untuk infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan masyarakat bisa lebih maksimal.
Harapan untuk Masa Depan
Menyambut usia Kejaksaan yang ke-81, Bupati Joune Ganda berharap agar semangat sinergi ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan. Ia menginginkan agar ke depan, pendampingan hukum tidak hanya bersifat reaktif atau menangani masalah yang sudah terjadi, tetapi lebih bersifat preventif. Pengawalan terhadap program-program pembangunan daerah harus dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kepastian hukum dan menghindari tumpang tindih regulasi.
“Kami berharap kemitraan ini terus kita jaga. Khususnya dalam pengawalan penegakan hukum dan pendampingan pembangunan daerah. Dengan adanya kepastian hukum, setiap program yang kita jalankan bisa memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan doa dan harapan besar bagi institusi Kejaksaan. “Semoga Kejaksaan Republik Indonesia semakin jaya dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Semoga ke depan, kolaborasi kita semakin solid demi terwujudnya Minahasa Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkas Joune Ganda.
Momentum Memperkuat Komitmen
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 tahun ini menjadi momentum berharga bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk kembali meneguhkan komitmennya dalam menjalankan pemerintahan yang bersih. Dengan dukungan penuh dari aparat penegak hukum, diharapkan seluruh tahapan pembangunan di Bumi Santi-Santun dapat berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Sinergi yang semakin solid ini menjadi bukti nyata bahwa untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, diperlukan kerjasama yang harmonis antara kekuasaan eksekutif dan yudikatif. Masyarakat Minahasa Utara pun kini dapat lebih optimis bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah selalu dalam koridor hukum yang benar, demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat banyak. ***