Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

ASN Minahasa Utara Diingatkan Jangan Sekadar Pekerja Rutin! Ini Pesan Tegas Asisten Jossy dalam Apel KORPRI

1388
×

ASN Minahasa Utara Diingatkan Jangan Sekadar Pekerja Rutin! Ini Pesan Tegas Asisten Jossy dalam Apel KORPRI

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara, jendelasulut.com — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Bupati Minahasa Utara pada Rabu (17/6/2026), saat seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Minahasa Utara menggelar Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini menjadi momen strategis bagi seluruh abdi negara untuk merefleksikan kinerja dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

ASN Harus Kembali ke Jati Diri Pengabdian

Apel yang dipimpin Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Drs. Jossy C. Kawengian, M.AP., mewakili Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., mengajak seluruh pegawai menumbuhkan kembali semangat pengabdian sebagai orientasi utama dalam bertugas.

Dalam arahannya yang tegas dan inspiratif, Jossy Kawengian mengingatkan bahwa status ASN bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan panggilan mengabdi kepada kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat. “Kita tidak boleh kehilangan esensi pengabdian di tengah dinamika birokrasi,” tegasnya di hadapan ratusan peserta apel.

Beliau menekankan bahwa di era tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks, ASN dituntut terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan kualitas pelayanan publik sebagai syarat mutlak terwujudnya pemerintahan yang profesional, responsif, dan akuntabel.

Disiplin dan Kompetensi: Kunci Jawaban Tantangan Zaman

Asisten Jossy mengingatkan seluruh jajaran ASN untuk konsisten mengembangkan kemampuan kerja. “Tantangan pelayanan pemerintahan semakin dinamis dan kompleks. ASN harus terus belajar, beradaptasi, dan mengasah kompetensi agar mampu memberikan solusi terbaik bagi masyarakat,” paparnya.

Ia menegaskan ASN tidak boleh sekadar menjalankan tugas rutin, tetapi harus menjadi teladan dalam disiplin dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Sikap profesional dan keteladanan ini menjadi pondasi kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Perhatian Khusus pada Penginputan Data DMS

Salah satu sorotan utama dalam apel kali ini adalah capaian kinerja sejumlah perangkat daerah yang masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam penginputan data utama dan data profesional pada sistem DMS (Data Manajemen Sistem). Jossy dengan lugas meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih serius melengkapi data yang dibutuhkan.

“Penginputan data yang lengkap dan akurat sangat penting karena menjadi salah satu dasar penilaian capaian kinerja perangkat daerah. Saya berharap seluruh OPD dapat segera menindaklanjuti hal-hal yang masih kurang agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujar Asisten Jossy dengan nada tegas.

Ia mengingatkan bahwa kelengkapan data bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan keseriusan perangkat daerah dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya. Data yang valid menjadi fondasi pengambilan keputusan dan evaluasi kinerja organisasi secara keseluruhan.

Inovasi Pelayanan Publik: Kemudahan bagi Masyarakat

Menyadari masyarakat sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah, Jossy juga menekankan pentingnya menghadirkan inovasi pelayanan publik yang memudahkan masyarakat. Pelayanan yang baik harus mudah diakses, cepat, efisien, serta memberikan kepastian tanpa membuat masyarakat berulang kali mengurus keperluan yang sama.

“Kita harus terus berinovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas. Pelayanan yang cepat, mudah, hemat waktu dan tenaga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” katanya.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk tidak terjebak dalam rutinitas, melainkan terus mencari terobosan baru yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Setiap inovasi, sekecil apa pun, harus diarahkan untuk memudahkan akses publik terhadap layanan pemerintah.

Percepatan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026

Asisten Jossy juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan pada Tahun Anggaran 2026. Ia meminta agar tidak terjadi keterlambatan yang dapat menghambat pencapaian target pembangunan daerah.

“Setiap program dan kegiatan memiliki dampak bagi masyarakat. Jangan biarkan keterlambatan terjadi karena akan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat yang menunggu realisasi pembangunan,” tegasnya.

Koordinasi dan sinkronisasi antar-perangkat daerah menjadi kunci utama agar seluruh agenda pembangunan dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan.

Persiapan Menghadapi Evaluasi Pusat: KTR dan Pelayanan Publik

Mengacu pada agenda nasional, Jossy juga mengingatkan persiapan menghadapi sejumlah evaluasi dan penilaian dari pemerintah pusat, salah satunya penilaian Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Ia meminta seluruh lokasi yang menjadi objek penilaian benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Jangan hanya memasang papan atau baliho kawasan tanpa rokok, tetapi di sekitar lokasi masih ditemukan aktivitas merokok. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama karena akan memengaruhi hasil penilaian,” tegas Asisten Jossy.

Ia menekankan kepatuhan terhadap aturan KTR bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok dan menciptakan lingkungan sehat.

Selain itu, Pemkab Minahasa Utara juga akan menghadapi Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Seluruh perangkat daerah diminta segera melengkapi berbagai dokumen dan data yang dibutuhkan agar proses penilaian oleh tim pusat dapat berjalan optimal.

Penghormatan bagi Purna Tugas: Dedikasi yang Tak Tergantikan

Sebelum pelaksanaan apel, suasana haru mewarnai Lapangan Kantor Bupati ketika kegiatan diawali dengan penyerahan Surat Keputusan Pemberian Kenaikan Pangkat Pengabdian, Pemberhentian dan Pemberian Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP). Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memberikan tali kasih sebesar Rp2.500.000 kepada masing-masing penerima sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjadi anggota KORPRI.

Para Penerima Penghargaan Purna Tugas:

1. Jetty Dajoh, S.Pd – Pembina Utama Muda, IV/c – SD Negeri 1 Kema
2. Ellen Sundalangi, S.Pd.SD – Pembina Utama Muda, IV/c – SD Katolik Laikit
3. Murni Ngurawan – Pembina Utama Muda, IV/c – Dinas Pendidikan
4. Dra. Viliane E. Mailoor – Pembina Utama Muda, IV/c – SMP Negeri 2 Airmadidi
5. Jenny Kalalo – Pembina, IV/a – Puskesmas Kolongan
6. Hadidja Laha, S.Pd – Penata Muda Tingkat I, III/b – SD Inpres Likupang 2
7. Lusye Sirang – Penata Muda Tingkat I, III/b – SD GMIM 79 Palaes

Momentum ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sebagai abdi negara akan berakhir pada satu titik, dan penghormatan terakhir adalah bentuk apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Para penerima penghargaan tampak terharu menerima tali kasih yang diberikan sebagai tanda terima kasih atas pengabdian mereka.

Apel KORPRI: Penguat Komitmen dan Profesionalisme

Kegiatan apel yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen ASN Minahasa Utara dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Seluruh rangkaian arahan yang disampaikan oleh Asisten Jossy Kawengian menjadi pedoman yang harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap aktivitas birokrasi.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui apel ini berharap seluruh aparatur terus bekerja secara optimal demi mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, ASN Minahasa Utara diharapkan mampu menjawab setiap tantangan dan membawa kemajuan bagi daerah dan masyarakat yang dilayani.

Penutup: Mengabdi dengan Hati, Melayani dengan Sepenuh Jiwa

Apel KORPRI kali ini menjadi pengingat bahwa menjadi abdi negara adalah panggilan mulia yang membutuhkan integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang tak pernah padam. Arahan tegas dari Asisten III Sekda, Jossy Kawengian, mengajak seluruh ASN untuk tidak pernah berhenti berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Semangat yang tertanam dalam apel ini diharapkan menjadi energi baru bagi birokrasi Minahasa Utara untuk terus bergerak maju, menciptakan pelayanan yang lebih baik, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Sebab pada akhirnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas dan dedikasi setiap ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Kita adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Mari kita buktikan bahwa ASN Minahasa Utara mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat,” pungkas Asisten Jossy di akhir arahannya, disambut dengan semangat oleh seluruh peserta apel yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *