Likupang Barat, JendelaSulut.Com — Puskesmas Mubune di Likupang Barat kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat dengan menggelar serangkaian kegiatan layanan kesehatan dan pertemuan strategis, Rabu (01/07). Kegiatan yang menjadi perhatian publik ini tidak hanya mencakup layanan kesehatan rutin di dalam gedung, tetapi juga serangkaian forum koordinasi penting yang melibatkan Dinas Kesehatan hingga Pemerintah Kabupaten untuk memastikan kualitas dan transformasi layanan kesehatan di Minahasa Utara.
Pelayanan Kesehatan Dalam Gedung: Optimal dan Terpadu
Sejak pagi, aktivitas di Puskesmas Mubune terlihat padat namun tertib, diawali dengan Apel Pagi yang menjadi momen untuk menyatukan visi dan semangat seluruh staf dalam memberikan pelayanan terbaik. Pelayanan kesehatan di dalam gedung berjalan optimal dan mencakup berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari Pelayanan Poli Umum dan Gigi, Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Lansia, hingga dukungan penunjang seperti Laboratorium dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang siaga . Layanan Farmasi dan Administrasi Kesehatan juga dipastikan berjalan lancar untuk memberikan kemudahan akses bagi setiap pasien yang datang .
Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan. “Pelayanan di dalam gedung adalah ujung tombak kami untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang cepat, tepat, dan ramah. Ini adalah prioritas utama kami,” ujarnya . Komitmen ini sesuai dengan semangat #MPHC (Maximizing Public Health Care) dan motto #MelayanidenganSETIA (Sigap, Empati, Terpercaya, Inovatif, dan Amanah) yang diusung oleh Dinas Kesehatan Minahasa Utara .
Rapat Monev dan Digitalisasi: Menuju Layanan yang Lebih Modern
Di luar pelayanan langsung kepada masyarakat, Puskesmas Mubune dan jajaran Dinas Kesehatan juga aktif mengikuti serangkaian pertemuan strategis untuk evaluasi dan transformasi layanan. Langkah ini membuktikan bahwa perhatian publik tidak hanya tertuju pada layanan di front office, tetapi juga pada upaya perbaikan sistem yang berkelanjutan.
1. Pertemuan Monev Program Imunisasi di Dinkes: Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program imunisasi menjadi agenda penting untuk memastikan capaian cakupan imunisasi tetap optimal dan merata . Pertemuan ini menjadi ruang untuk mengevaluasi kendala di lapangan, berbagi praktik baik, serta menyusun strategi perbaikan guna meningkatkan kualitas dan cakupan layanan imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit . Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sangat krusial agar seluruh sasaran mendapatkan layanan imunisasi secara lengkap .
2. Evaluasi Capaian Penginputan CKG dan PTM di Puskesmas Likupang: Fokus pada penguatan data kesehatan melalui evaluasi pencatatan CKG (Catatan Kesehatan Gigi) dan PTM (Penyakit Tidak Menular) menjadi perhatian serius. Pencatatan yang akurat dan cepat merupakan fondasi untuk perencanaan program kesehatan yang tepat sasaran dan pengendalian penyakit berbasis data .
3. Rapat terkait Digitalisasi di Aula Kantor Bupati: Sejalan dengan kebijakan nasional, Kabupaten Minahasa Utara terus mendorong transformasi digital di semua lini, termasuk kesehatan . Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati ini membahas integrasi sistem, keamanan informasi, dan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan layanan publik yang lebih efisien, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat .
Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa Puskesmas Mubune, di bawah naungan #DinkesMinut dan #PemkabMinut, tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan, pembinaan, dan transformasi sistem. Masyarakat diimbau untuk terus memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia dan berpartisipasi aktif dalam program-program kesehatan yang dicanangkan pemerintah. Kesehatan adalah investasi berharga, dan Puskesmas Mubune siap menjadi mitra terpercaya dalam mewujudkan masyarakat Likupang Barat yang sehat dan sejahtera .
_________
Penulis: Tim Redaksi
Sumber: Puskesmas Mubune Likupang Barat