Scroll untuk baca artikel
ManadoMinahasa UtaraNews

Gala Premier Film “Free Wifi” Meriah, Kadis Pariwisata Minut, Jein Barantian Hadir Dukung Ekonomi Kreatif dan Promosi Daerah

788
×

Gala Premier Film “Free Wifi” Meriah, Kadis Pariwisata Minut, Jein Barantian Hadir Dukung Ekonomi Kreatif dan Promosi Daerah

Sebarkan artikel ini

Manado, jendelasulut.com – Gemerlap layar perak XXI Manado Town Square (Mantos) menjadi pusat perhatian masyarakat Sulawesi Utara pada Rabu (22/7/2026) malam. Ratusan penonton, insan perfilman, hingga pejabat daerah memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan momen istimewa: Gala Premier film layar lebar Free Wifi, sebuah karya sineas lokal yang mengusung cerita komedi sekaligus membawa pesona budaya dan pariwisata Sulawesi Utara ke kancah nasional.

Kehadiran Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, Jein Barantian, turut mewarnai kemeriahan acara tersebut. Ini bukan sekadar kehadiran seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap pengembangan industri ekonomi kreatif, khususnya perfilman, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya daerah.

Sinergi Pariwisata dan Perfilman

Film Free Wifi yang akan resmi tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026, menjadi bukti nyata geliat industri kreatif di Bumi Nyiur Melambai. Diproduksi oleh Kpro Film dan disutradarai oleh Dony Mamahit, film ini tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi juga kekuatan talenta lokal. Sejumlah pelawak dan aktor kenamaan Sulawesi Utara, seperti Mongol Stres, Amoy, Om Kale, Sule, hingga Om Sampel, beradu akting dengan aktris nasional Annette Edoarda dan Putra Dinata.

Film bergenre drama keluarga yang dibalut komedi ini mengangkat cerita tentang Davi (diperankan oleh Mando GW),seorang pengemudi ojek online yang berjuang menjadi tulang punggung keluarga di tengah tekanan media sosial. Konflik dimulai ketika Davi membangun citra sebagai pria kaya di dunia maya untuk menarik hati Grace (Annette Edoarda), yang justru membuatnya terjerat berbagai kesalahpahaman, intrik, hingga kasus penculikan yang melibatkan detektif partikelir kocak yang diperankan oleh Mongol Stres dan Amoy.

Apresiasi untuk Karya Anak Daerah

Dalam sambutannya, Jein Barantian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kru, para pemain, dan produser yang telah bekerja keras menghadirkan karya yang membanggakan.

Menurutnya, film memiliki kekuatan luar biasa sebagai instrumen promosi.

“Film seperti ini menjadi salah satu sarana efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan kekayaan budaya Sulawesi Utara. Kami berharap semakin banyak karya kreatif yang lahir dari daerah dan mampu menembus pasar nasional,” ujar Barantian.

Ia juga menilai bahwa kolaborasi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah langkah strategis. Sinergi ini tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi wisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui promosi yang lebih luas serta penyerapan tenaga kerja lokal di bidang sinematografi. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang gencar melakukan sosialisasi dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi para pelaku ekonomi kreatif.

Antusiasme Tinggi dan Harapan Masa Depan

Suasana Gala Premier berlangsung sangat meriah dan penuh kehangatan. Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus beserta istri, serta jajaran pejabat lainnya, menandakan besarnya perhatian pemerintah terhadap karya anak bangsa. Para pemain dan kru yang hadir juga menyapa langsung para penonton, menambah keakraban acara.

Antusiasme masyarakat yang memadati bioskop menjadi bukti nyata tingginya dukungan terhadap produksi film asal Sulawesi Utara. Produser Lucia Goni menargetkan 100 ribu penonton dari Sulawesi Utara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya lokal. Film ini juga diharapkan menjadi kebanggaan baru bagi industri kreatif, sekaligus memperkenalkan keindahan panorama Kota Manado dan sekitarnya kepada khalayak yang lebih luas.

Dengan komitmen yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan sinergi antara pariwisata dan ekonomi kreatif ini akan terus melahirkan karya-karya berkualitas yang mengangkat nama Sulawesi Utara di kancah nasional, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

__Rukminto Rachman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *