Likupang, jendelasulut.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara, Bapak Roy Salmon Pitoy SH, secara resmi menggelar kegiatan reses masa persidangan III tahun sidang II 2026 yang bertempat di Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, pada hari Sabtu (29/8).
Kegiatan reses yang merupakan agenda rutin untuk menyerap aspirasi serta menjalin silaturahmi dengan konstituen ini kali ini mengusung fokus khusus pada pelayanan kesehatan publik. Dengan mengangkat tema “Kesehatan Adalah Harta Terpenting,” Bapak Roy Salmon Pitoy SH menghadirkan program unggulan berupa layanan pengobatan Akupuntur Gratis yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Desa Maen dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Bapak Roy Salmon Pitoy SH menyampaikan bahwa kesehatan adalah pondasi utama dalam membangun keluarga yang bahagia dan produktif. “Saya mengajak seluruh warga Likupang Timur, khususnya di Desa Maen, untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini. Jangan sampai kita menunggu sakit untuk peduli pada tubuh kita. Mari rawat keluarga tercinta dengan pengobatan preventif yang sudah terbukti khasiatnya,” ujarnya.
Kegiatan sosial ini tidak berjalan sendirian. Roy Salmon Pitoy SH menggandeng ahli pengobatan tradisional terkemuka, KH. RH. Abdul Hadi, LC, SH.MH, yang akan langsung turun tangan memberikan terapi akupuntur kepada para peserta. Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman beliau di bidang pengobatan holistik, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan perawatan, tetapi juga edukasi tentang pola hidup sehat dan manajemen stres melalui terapi titik-titik saraf.
Sebagai wakil rakyat yang terus berkomitmen mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Roy Salmon Pitoy SH berharap kehadirannya melalui reses kali ini dapat memberikan dampak nyata dan solusi konkret bagi warganya. “Ini adalah bentuk pengabdian saya kepada masyarakat Minahasa Utara. Saya ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dan setiap program yang saya bawa benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, terutama di bidang kesehatan,” tegasnya.
Acara yang berlangsung mulai sore hari hingga selesai ini terbuka untuk umum secara cuma-cuma. Masyarakat diimbau untuk datang berbondong-bondong membawa anggota keluarga, terutama lansia dan mereka yang memiliki keluhan nyeri sendi atau kelelahan kronis. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, kegiatan reses kali ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesadaran kesehatan bagi seluruh keluarga di Desa Maen dan Kecamatan Likupang Timur.