Airmadidi, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan membahagiakan bagi seluruh warganya. Salah satu inovasi unggulan yang kini menjadi perhatian publik adalah Aplikasi SIGAP (Sistem Informasi Gerak Adminduk Cepat) yang dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa Utara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Minahasa Utara, Anita C. Enoch, SH., M.Si. , melalui media sosial menyampaikan bahwa aplikasi ini hadir untuk memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Tersedia dua kanal akses, yakni http://sigapdukcapil.web.id untuk masyarakat umum dan http://app.sigapdukcapil.web.id yang dikhususkan bagi para operator.
Solusi Digital untuk Segala Urusan Adminduk
Aplikasi SIGAP dirancang sebagai “loket digital” yang memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Layanan yang dapat diakses meliputi pengurusan Kartu Keluarga (KK) baru atau perubahan data, pendaftaran Akta Kelahiran dan Akta Kematian, Akta Perkawinan, hingga pengajuan surat pindah datang penduduk.
Cara penggunaannya pun tergolong mudah. Masyarakat cukup mengunduh aplikasi SiGAP Dukcapil di Google Play Store, lalu melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid, nomor WhatsApp, serta email aktif. Setelah itu, warga dapat mengunggah berkas prasyarat dan memantau status pengajuan secara real-time.
Disambut Antusias, Ribuan Dokumen Telah Diproses
Sejak diluncurkan secara resmi oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda pada 18 Desember 2025, aplikasi SIGAP telah menunjukkan dampak positif yang signifikan. Anita Enoch mengungkapkan bahwa aplikasi ini telah menerima dua ribuan permohonan dokumen kependudukan, dengan sekitar 1.900-an dokumen berhasil diselesaikan. Angka ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan digital yang lebih praktis, efisien, dan hemat waktu.
“Melalui forum ini kami ingin mendapatkan masukan, kritik dan saran demi kemajuan pelayanan publik. Moto Dukcapil adalah Melayani dan Membahagiakan. Karena itu kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang cepat, mudah dan membahagiakan, ” ujar Anita.
Jangkauan hingga ke Desa dan Wilayah Kepulauan
Salah satu manfaat terbesar dari kehadiran SIGAP adalah kemudahan akses bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan dan kepulauan yang jauh dari pusat pemerintahan di Airmadidi. Anita menegaskan bahwa aplikasi ini menjadi solusi nyata bagi warga di daerah terpencil.
“Warga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi atau menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus dokumen kependudukan. Cukup mengajukan melalui aplikasi SIGAP dari rumah, ” jelasnya.
Tak hanya untuk masyarakat umum, aplikasi SIGAP juga terintegrasi dengan pemerintah desa dan kelurahan. Sebanyak 109 desa dan 6 kelurahan di Minahasa Utara kini telah memiliki operator khusus yang siap membantu warga yang masih mengalami kendala teknis dalam penggunaan aplikasi. Hal ini memastikan bahwa inovasi digital dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang belum terbiasa dengan teknologi.
Inovasi yang Terus Berkembang
Kehadiran SIGAP merupakan bagian dari program prioritas “Satu OPD, Satu Inovasi” yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Aplikasi ini juga didukung oleh program pelayanan JEMPOL (Jemput Bola) , di mana petugas Dukcapil turun langsung ke desa-desa untuk melakukan perekaman KTP-el, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga sosialisasi dan pelayanan melalui SIGAP.
Meski telah memberikan banyak kemudahan, Anita mengakui bahwa SIGAP masih akan terus dikembangkan. Pihaknya pun mengundang seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan masukan demi penyempurnaan layanan. Dengan hadirnya SIGAP, Minahasa Utara selangkah lebih maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. ***