Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Edwin Bawole Pimpin PROWM 2026–2028, Warganet Soroti Kekompakan dan Harapan Baru Jurnalis Minut

492
×

Edwin Bawole Pimpin PROWM 2026–2028, Warganet Soroti Kekompakan dan Harapan Baru Jurnalis Minut

Sebarkan artikel ini

Airmadidi, jendela sulut.com – Puluhan jurnalis yang sehari-hari menjalankan aktivitas peliputan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mempercayakan Edwin Bawole untuk memimpin organisasi paguyuban Profesional Wartawan Minahasa Utara (PROWM) periode 2026–2028. Kepercayaan itu diberikan melalui rapat pleno pemilihan Ketua PROWM yang digelar di Aula JG Center, Selasa (29/9/2026).

Pemilihan tersebut berlangsung secara demokratis dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan para pekerja pers di Minahasa Utara. Dalam prosesnya, sekitar 24 media hadir secara langsung dan memberikan hak suara. Sementara itu, sekitar 11 media lain yang merupakan anggota PROWM tidak dapat hadir karena izin, namun tetap memberikan dukungan terhadap terpilihnya Edwin Bawole sebagai Ketua PROWM menggantikan Juen Myhard.

Usai dipercayakan memimpin, Edwin Bawole langsung menyusun kepengurusan dengan menunjuk Jemmi Manopode sebagai Sekretaris dan Viana Mondung sebagai Bendahara PROWM.

Terpilihnya Edwin Bawole bukan semata-mata dimaknai sebagai pergantian kepemimpinan dalam organisasi. Lebih dari itu, mandat tersebut membawa pesan tentang pentingnya kebersamaan, komunikasi, dan persatuan di antara para jurnalis yang memiliki latar belakang media, karakter, sudut pandang, serta pengalaman jurnalistik yang berbeda.

Jadi Perhatian Warganet

Nama Edwin Bawole dan PROWM pun menjadi perbincangan di ruang digital. Di grup percakapan wartawan, kolom komentar media sosial, hingga linimasa warganet Minut, isu ini menyita perhatian karena dinilai menyimpan harapan baru bagi organisasi pers di daerah.

Warganet menyoroti proses pemilihan yang terbuka. Fakta bahwa 24 media hadir langsung dan 11 media lain tetap memberi dukungan meski berhalangan dinilai sebagai tanda bahwa organisasi ini tidak dibangun oleh segelintir orang, melainkan oleh banyak pihak yang ingin bersatu.

“Yang penting bukan siapa yang menang, tapi bagaimana semua anggota bisa duduk bersama lagi. Jurnalis Minut butuh rumah bersama, bukan sekadar nama organisasi,” menjadi benang merah komentar warganet.

Selain itu, ada tiga hal yang paling banyak disorot netizen. Pertama, kekompakan jurnalis Minut dianggap modal penting untuk menghadapi tantangan profesi yang semakin kompleks. Kedua, harapan agar PROWM tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang bertukar gagasan, meningkatkan kapasitas anggota, dan memperkuat etika jurnalistik. Ketiga, netizen mengingatkan pentingnya menjaga netralitas dan fungsi kontrol pers, termasuk saat membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.

Organisasi paguyuban PROWM diharapkan dapat menjadi rumah bersama bagi para jurnalis Minut untuk membangun profesionalisme pers sekaligus menghasilkan karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kebersamaan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran jurnalis sebagai mitra strategis dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JG-KWL), dengan tetap menjalankan fungsi pers secara profesional.

Edwin: Kekompakan Modal Penting

Ketua PROWM terpilih periode 2026–2028, Edwin Bawole, mengatakan kekompakan mayoritas jurnalis Minut menjadi modal penting bagi organisasi untuk melangkah ke depan.

“Kiranya kekompakan mayoritas jurnalis Minut nantinya menjadi modal penting bagi PROWM untuk melangkah ke depan. Organisasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang bertukar gagasan, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat etika jurnalistik dan membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah maupun masyarakat,” beber Edwin Bawole usai dipercayakan memimpin PROWM.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh para jurnalis harus dijawab melalui kerja nyata, komunikasi yang terbuka, serta kemampuan untuk terus merawat kebersamaan di tengah berbagai perbedaan yang ada.

Tantangan dan Harapan

Ke depan, tantangan kepemimpinan Edwin Bawole tentu tidak ringan. Kepercayaan yang telah diberikan oleh mayoritas jurnalis Minut harus diwujudkan melalui langkah konkret yang mampu memberikan manfaat bagi organisasi dan seluruh anggotanya.

Sebab, organisasi pers yang kuat tidak dibangun hanya oleh seorang pemimpin, melainkan melalui keterlibatan banyak pihak yang memiliki kemauan untuk tetap bergandengan tangan ketika menghadapi perbedaan.

Bagi warganet, yang paling dinanti bukan hanya susunan pengurus, melainkan bukti kerja. Mereka berharap PROWM menjadi organisasi yang mampu mempersatukan, bukan ruang yang memisahkan. Dari kebersamaan itu, para jurnalis diharapkan terus melahirkan karya jurnalistik yang kritis, berimbang, edukatif, dan tetap berpihak pada kepentingan publik.

Pada akhirnya, harapan para jurnalis Minut terhadap PROWM cukup jelas: menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah bersama yang memperkuat profesionalisme, menjaga etika, dan merawat persatuan di tengah dinamika dunia media yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *