Manado, jendelasulut.com — Partai Amanat Nasional (PAN) mencatat sejarah baru dalam konsolidasi politiknya di kawasan timur Indonesia. Rumah baru bagi kader dan simpatisan di Bumi Nyiur Melambai resmi berdiri, ditandai dengan peresmian Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Sulawesi Utara. Momentum strategis ini berlangsung pada hari Rabu, 7 Oktober 2026, menjadi sorotan publik karena kehadiran langsung jajaran elit puncak partai.
Peresmian ini bukan sekadar seremonial gedung, melainkan penanda dimulainya penguatan mesin politik PAN menjelang agenda-agenda besar kebangsaan. Kehadiran Ketua Umum DPP PAN, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., yang akrab disapa Zulhas, menjadi magnet tersendiri. Didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eko Hendro Purnomo, keduanya disambut hangat oleh pengurus DPW dan seluruh jajaran DPD se-Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kehadiran fisik partai di tengah masyarakat. Menurutnya, kantor DPW bukan hanya tempat administratif, tetapi menjadi pusat pergerakan, silaturahmi, dan perjuangan aspirasi rakyat Sulawesi Utara.
“Kantor ini adalah rumah kita bersama. Ini adalah markas untuk bekerja, melayani masyarakat, dan memastikan suara rakyat Sulawesi Utara didengar hingga ke Jakarta,” ujar Ketua Umum dalam arahan politiknya di hadapan ratusan kader yang hadir.
Sementara itu, Sekjen Eko Hendro Purnomo menambahkan bahwa peresmian ini merupakan bagian dari instruksi partai untuk memperkuat struktur hingga ke akar rumput. Ia mengapresiasi kesiapan DPW Sulawesi Utara yang dinilai solid dan siap menghadapi dinamika politik ke depan.
Acara yang berlangsung khidmat namun penuh semangat ini turut dihadiri oleh seluruh pengurus DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata konsolidasi vertikal dan horizontal di tubuh PAN Sulawesi Utara.
Dengan diresmikannya kantor baru ini, publik Sulawesi Utara menaruh harapan besar agar PAN dapat menjadi kekuatan politik yang membawa perubahan positif, memperjuangkan kesejahteraan, serta menjadi jembatan aspirasi antara daerah dan pusat. Langkah PAN di Bumi Nyiur Melambai diprediksi akan menjadi peta jalan penting dalam konstelasi politik nasional mendatang.