Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Gunakan Masker yang Tepat Lindungi Diri dan Keluarga di Tengah Polusi Udara Akibat Karhutla

462
×

Gunakan Masker yang Tepat Lindungi Diri dan Keluarga di Tengah Polusi Udara Akibat Karhutla

Sebarkan artikel ini

Likupang, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap karhutla mengandung partikel halus PM2.5 yang berbahaya bagi kesehatan, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung.

“Gunakan masker yang tepat. Lindungi diri dan keluarga di tengah polusi udara akibat karhutla,” menjadi pesan utama yang disampaikan Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline kepada publik. Imbauan ini menegaskan bahwa udara bersih adalah hak kita bersama, sehingga perlindungan kesehatan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Menurut imbauan tersebut, pemilihan jenis masker sangat menentukan tingkat perlindungan terhadap partikel halus. Masker N95/KN95 menjadi pilihan paling direkomendasikan saat polusi udara tinggi karena mampu menyaring ≥95% partikel halus PM2.5, memberikan perlindungan terbaik dari asap karhutla, serta dapat menempel pas di wajah tanpa celah udara. Sementara itu, masker KF94 menyaring ≥94% partikel halus, nyaman dipakai, menutup wajah dengan baik, dan cocok untuk aktivitas harian. KF94 menjadi alternatif yang baik jika N95 sulit didapat.

Masker bedah atau medical mask hanya menyaring partikel yang lebih besar. Masker ini dapat mengurangi paparan asap, tetapi kurang efektif untuk PM2.5 dan hanya cocok untuk situasi polusi ringan. Adapun masker kain memiliki perlindungan sangat rendah terhadap partikel halus, tidak direkomendasikan saat polusi udara tinggi, dan hanya digunakan untuk aktivitas ringan. Masker kain juga tidak efektif untuk polusi asap karhutla.

Puskesmas Mubune juga mengingatkan cara menggunakan masker dengan benar. Cuci tangan sebelum memakai masker. Pastikan masker menutup hidung, mulut, dan dagu. Tekan bagian hidung agar masker rapat. Lepas masker dengan memegang tali, bukan bagian depan. Buang masker sekali pakai ke tempat sampah tertutup.

Kelompok yang perlu lebih waspada meliputi anak-anak, ibu hamil, lansia, penderita penyakit pernapasan seperti asma dan PPOK, serta penderita penyakit jantung. Mereka lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap dan polusi udara.

Selain menggunakan masker, masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara buruk, menutup jendela dan pintu untuk mengurangi masuknya asap, memperbanyak minum air putih, menggunakan penyaring udara atau tanaman dalam ruangan yang dapat membantu menurunkan polusi, serta menghindari asap rokok dan polusi lainnya.

Puskesmas Mubune juga mengajak warga mendukung upaya pencegahan karhutla demi masa depan Minahasa Utara yang sehat. Masyarakat diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di area kering, segera melaporkan titik api, dan menjaga lingkungan agar tidak mudah terbakar.

Dengan masker yang tepat, kesadaran menjaga kesehatan, dan dukungan terhadap pencegahan karhutla, diharapkan masyarakat Minahasa Utara, khususnya Kecamatan Likupang Barat, dapat terlindungi dari dampak buruk polusi udara. Udara bersih adalah hak kita bersama. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan jaga lingkungan untuk Minahasa Utara yang lebih sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *