Scroll untuk baca artikel
ManadoMinahasa UtaraNews

Husein Tuahuns Pimpin APPSI Minut, Momentum Baru Sinergi Pedagang Pasar dan Pemerintah

971
×

Husein Tuahuns Pimpin APPSI Minut, Momentum Baru Sinergi Pedagang Pasar dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com – Momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memasuki babak baru.
Al-Mukarram, H. Husein Tuahuns, SH, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Minahasa Utara periode berjalan. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi penanda penting bagi penguatan peran pedagang pasar tradisional sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat di daerah tersebut.

Prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan berlangsung khidmat dalam rangkaian Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) APPSI Sulawesi Utara 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Selasa (20/10/2026). Dalam menjalankan roda organisasi, Husein Tuahuns akan didampingi Budianto Yunus sebagai Sekretaris dan Ronal Ali sebagai Bendahara DPD APPSI Minut.

SK kepengurusan untuk 15 kabupaten/kota, termasuk Minahasa Utara, diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, dengan disaksikan Sekjen DPP APPSI, M. Mujiburrohman, serta Ketua DPW APPSI Sulawesi Utara. Penyerahan SK tersebut menegaskan bahwa kepengurusan APPSI di daerah memiliki legitimasi organisasi untuk menjalankan program kerja dan memperjuangkan kepentingan pedagang pasar.

Rakerwil tahun ini mengusung tema strategis, yakni “Kebangkitan Pasar Tradisional, Penguatan Struktur-Struktur Ekonomi Kerakyatan dan Mengawal Program Presiden Prabowo Subianto”. Tema tersebut menjadi landasan pacu bagi jajaran pengurus yang baru dilantik, khususnya Husein Tuahuns di wilayah Minahasa Utara. Pasar tradisional dinilai bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga simpul ekonomi rakyat yang menyerap tenaga kerja, menggerakkan usaha mikro, dan menghidupkan perekonomian daerah.

Melalui aplikasi WhatsApp kepada redaksi jendelasulut.com, Husein Tuahuns mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia pun langsung memaparkan visi besar dan program kerja yang akan segera dieksekusi oleh DPD APPSI Minut. Fokus utamanya adalah membangun jembatan sinergi yang kokoh antara kebijakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan kebutuhan riil para pedagang pasar tradisional.

“Langkah awal kami adalah bagaimana mensinergikan program Pemerintah Kabupaten Minut dengan APPSI Minut, khususnya di bidang perdagangan. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi para pedagang di pasar-pasar tradisional,” ujar Husein dengan nada optimistis.

Menurut Husein, sinergi tersebut penting agar kebijakan pemerintah tidak berjalan sendiri, sementara kebutuhan pedagang di lapangan tetap terabaikan. Ia menilai komunikasi dua arah antara pemerintah dan pedagang harus dibangun sejak awal, sehingga setiap program yang menyentuh sektor perdagangan rakyat dapat tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.

Lebih lanjut, Husein memberikan catatan penting mengenai peran strategis pedagang dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan pedagang pasar harus bersifat timbal balik dan saling menguatkan. Pedagang telah menunaikan kewajiban mereka secara rutin, sehingga sudah menjadi keharusan bagi pemerintah untuk menjamin kenyamanan dan keberlangsungan usaha mereka.

“Tak dapat dipungkiri bahwa pedagang pasar memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah melalui penyerahan retribusi setiap harinya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya nasib, fasilitas, dan kesejahteraan para pedagang mendapatkan perhatian serius dan proporsional dari pihak pemerintah,” tegas Husein Tuahuns.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian publik karena menyentuh persoalan yang selama ini lekat dengan kehidupan pedagang pasar, mulai dari kondisi fasilitas dagang, kebersihan, keamanan, hingga kenyamanan berjualan. Bagi masyarakat Minahasa Utara, pasar tradisional merupakan ruang ekonomi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, kepengurusan APPSI Minut di bawah Husein Tuahuns diharapkan mampu menjadi kanal aspirasi yang efektif bagi para pedagang.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun komunikasi dua arah, Husein menyatakan bahwa dalam waktu dekat seluruh jajaran pengurus DPD APPSI Minut yang baru terpilih akan segera mengagendakan kunjungan silaturahmi resmi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Pertemuan tersebut nantinya diharapkan dapat melahirkan solusi-solusi taktis terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh pedagang pasar saat ini.

Acara pelantikan yang menjadi panggung awal kepemimpinan Husein Tuahuns ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting. Di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Utara Hendrik Rueben Tendean, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Minut Robby Parengkuan, serta Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Minut, Dr. dr. Joice Katuuk.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi sinyal positif bagi masa depan sinergitas APPSI Minut di bawah komando Husein Tuahuns. Dengan dukungan pemerintah daerah dan struktur organisasi yang baru, DPD APPSI Minut diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi pedagang, tetapi juga mitra strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, menjaga geliat pasar tradisional, dan memastikan kebijakan perdagangan daerah berpihak kepada pedagang kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *