JendelaSulut.com, JAKARTA — Yayasan Inspire, organisasi yang berkomitmen memberantas kekerasan berbasis gender, mengumumkan kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan melindungi perempuan dari kekerasan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Pledge United, yang menekankan pentingnya kemitraan dalam mengatasi masalah sosial yang berakar pada budaya, seperti kekerasan berbasis gender.
Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap program ini dan menyatakan kepercayaannya kepada Inspire dalam mewujudkan tujuan mulia tersebut. Langkah nyata pertama dari kemitraan ini adalah pelatihan yang akan menjangkau 30 desa di wilayah tersebut. Pelatihan ini dijadwalkan dimulai pada minggu pertama bulan Februari.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan di Minahasa Utara. Dengan melibatkan masyarakat desa secara langsung, diharapkan akan tercipta kesadaran dan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Inspire berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk menciptakan Indonesia yang lebih setara dan bebas dari kekerasan berbasis gender.
(Rinto Rachman)