JendelaSulut.com, MINUT — Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, melalui Puskesmas Kema, menjalankan program pemeriksaan anak stunting di wilayah Kema 1. Kegiatan ini dilakukan bersama petugas gizi Fransiska Melody dan merupakan bagian dari program pemberian bantuan makanan tambahan dan susu yang dikerjasamakan dengan PLTU Kema 1.
Bapak Vian Rondonuwu, selaku koordinator lapangan, mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut yang berlangsung pada hari Jumat, 24 Januari 2025.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kasus stunting dan memberikan penanganan yang tepat,” jelas dr. Erza, Kepala Puskesmas Kema. Ia menambahkan, “Melalui kerjasama dengan PLTU Kema 1, kami berupaya memberikan dukungan optimal dalam bentuk bantuan makanan tambahan dan susu bagi anak-anak yang terindikasi stunting.”
Program ini diharapkan dapat meningkatkan gizi anak-anak di wilayah Kema 1, mengurangi angka stunting, dan menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.
Tentang Stunting
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu lama. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan kognitif anak, serta berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan mereka di masa depan.