Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Inovasi Kesehatan di Minut: Puskesmas Kema Terapkan Rekam Medis Elektronik Pertama Kali

338
×

Inovasi Kesehatan di Minut: Puskesmas Kema Terapkan Rekam Medis Elektronik Pertama Kali

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut com, Minut — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kema, telah berhasil mengimplementasikan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Kema. Keberhasilan ini menandai tonggak sejarah baru dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Minahasa Utara, dimana Puskesmas Kema menjadi pelopor penerapan RME di wilayah tersebut.

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Kema, Minahasa Utara, menurut Kepala Dinas Kesehatan, dr. Stela Safitri, M.Kes, ini merupakan proses yang kompleks, meskipun telah didahului perencanaan cermat, pelatihan tenaga medis, dan penyiapan infrastruktur TI yang memadai.

“Awalnya, tenaga medis mengalami kesulitan beradaptasi dengan sistem baru; namun, pelatihan berkelanjutan dan dukungan teknis yang konsisten berhasil mengatasi kendala ini. Selain itu, upaya ekstra untuk memastikan keamanan data pasien dan mencegah akses tidak sah juga terbukti penting. Tantangan tersebut, walaupun signifikan, berhasil diatasi berkat komitmen seluruh pihak. Kini, Puskesmas Kema telah berhasil memanfaatkan RME untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan, ujar dr. Safitri.

Manfaat RME bagi Puskesmas Kema:

– Efisiensi dan Efektivitas: Penggunaan RME mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan kertas, dan meminimalisir kesalahan pencatatan data medis. Tenaga medis dapat lebih fokus pada pelayanan pasien.

– Keakuratan Data: Data pasien tersimpan secara terstruktur dan akurat, memudahkan dalam analisis data kesehatan dan perencanaan program kesehatan.

– Kemudahan Akses: Data pasien dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh tenaga medis yang berwenang, baik di dalam maupun antar fasilitas kesehatan yang terintegrasi.

– Peningkatan Kualitas Pelayanan: Dengan data yang akurat dan terintegrasi, kualitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkat.

Tanggapan dari pihak terkait:

Kepala Puskesmas Kema, dr. Ezra Suatan, menyatakan bahwa RME merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kema. Harapannya, sistem ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Minut juga memberikan apresiasi atas keberhasilan Puskesmas Kema dalam menerapkan RME, dan berharap puskesmas lain di Minut dapat mengikuti jejak Puskesmas Kema.

Implementasi RME di Puskesmas Kema menjadi contoh baik bagi puskesmas lain di Minahasa Utara dan daerah lainnya di Sulawesi Utara. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat mendorong percepatan digitalisasi sektor kesehatan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *