Jendelasulut.com, Minut — Minahasa Utara, kini dapat bernapas lega. Akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas semakin mudah terwujud berkat peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Matungkas pada Selasa, 18 Maret 2024. Peresmian Pustu ini ditandai dengan upacara resmi yang dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, M.Si., yang mewakili Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda. Turut hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Stela Safitri, M.Kes., Camat, anggota DPRD, Danramil, Kapolsek, tokoh agama, kepala puskesmas, dan masyarakat Desa Matungkas.
Peresmian Pustu Matungkas merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil. Seperti yang disampaikan oleh dr. Stela Safitri, M.Kes., Pustu ini dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang komprehensif. Fasilitas tersebut meliputi ruang pemeriksaan, ruang pengobatan, ruang tunggu yang nyaman, dan apotek. Layanan yang diberikan mencakup imunisasi, pengobatan penyakit ringan, hingga penyuluhan kesehatan masyarakat.
Pustu Matungkas dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang holistik dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Matungkas. Kehadiran Pustu ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan di puskesmas induk. Hal ini sejalan dengan visi Bapak Bupati Joune Ganda dan Bapak Wakil Bupati Kevin W Lotulung untuk mewujudkan masyarakat Minahasa Utara yang sehat dan sejahtera.
Peresmian Pustu disambut antusias oleh masyarakat Desa Matungkas. Salah seorang warga, bernama Lenda, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya akan peningkatan kualitas kesehatan di desanya. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Pustu ini. Sekarang kami tidak perlu lagi jauh-jauh ke puskesmas untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya.