Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Tonggak Baru Keamanan Maritim Minut: Bupati Joune Ganda dan Bakamla RI Jalin Sinergi untuk Likupang

290
×

Tonggak Baru Keamanan Maritim Minut: Bupati Joune Ganda dan Bakamla RI Jalin Sinergi untuk Likupang

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Menandai tonggak sejarah baru bagi keamanan maritim dan pengembangan wisata bahari di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Bupati Minut, Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M. Tr., Opsla., yang diwakili Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksda TNI Samuel H. Kowaas, M.Sc., CSBA., secara resmi menandatangani naskah kerjasama dan mengukuhkan Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) Bakamla RI 2025 di Paradise Hotel Golf and Resort Likupang. Rabu, (30/4/2025)

Penandatanganan ini menandai komitmen nyata Bupati Joune Ganda dalam menjaga keamanan perairan dan meningkatkan potensi wisata bahari di Minut, khususnya di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang. Beliau menekankan pentingnya peran personel terlatih dalam mengamankan lingkungan laut dan menjaga kelestarian ekosistem biota laut di wilayah tersebut. “Kehadiran Rapala di Minut diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga laut kita, sekaligus berperan aktif dalam mengedukasi nelayan tradisional tentang praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Bupati Joune.

Lebih lanjut, Bupati Joune juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minut terhadap Bakamla RI. Beliau berharap pembangunan pangkalan Bakamla yang lebih besar dapat segera terealisasi di Tanah Tonsea. “Minut memiliki wilayah laut yang luas, dan kami yakin pangkalan yang lebih besar akan sangat membantu dalam menjaga keamanan dan kedaulatan maritim di wilayah kami. Semoga usulan ini mendapat persetujuan dari pemerintah pusat,” harapnya.

Laksda TNI Samuel H. Kowaas, dalam sambutannya, menjelaskan tujuan dibentuknya Rapala. “Relawan Penjaga Laut Nusantara ini merupakan wujud nyata dari komitmen Bakamla RI untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia,” jelasnya. Para relawan ini akan menjadi mitra strategis Bakamla dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut, serta berperan aktif dalam menampung aspirasi masyarakat terkait kelestarian laut. “Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan pengamanan laut dan memastikan suara masyarakat yang peduli terhadap kelestarian lingkungan laut didengar dan direspon,” tegas Laksamana Muda Kowaas.

Kerjasama antara Pemkab Minut dan Bakamla RI ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sinergi ini akan difokuskan pada tiga hal utama: memperkuat keamanan laut, menjaga kelestarian lingkungan laut, dan mendukung pengembangan potensi wisata bahari di Likupang sebagai DPSP. Dengan adanya Rapala, diharapkan keamanan laut di Minut akan semakin terjaga, sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi salah satu pilar perekonomian daerah. Acara pengukuhan Rapala ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari nelayan lokal, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah daerah Minut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *