Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Pemkab Minut Kirim Enam Kepala OPD Ikuti PKN Tingkat II: Wujudkan Birokrasi Profesional dan Maju

220
×

Pemkab Minut Kirim Enam Kepala OPD Ikuti PKN Tingkat II: Wujudkan Birokrasi Profesional dan Maju

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan memperkuat birokrasi, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mengirimkan 6 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VIII Tahun 2025.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, di Aula Integritas BPSDMD Sulut, Selasa (6/5/2025).

Dalam sambutannya, Wagub Mailangkay menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemprov Sulut dalam meningkatkan kapasitas manajerial para pejabat struktural. Ia berharap para peserta dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal dan menjadi pemimpin yang adaptif, strategis, serta mampu mendorong perubahan organisasi.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menciptakan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan pembangunan,” tegas Wagub Mailangkay.

Pelatihan yang diikuti oleh 46 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Kabupaten Morowali Utara Provinsi Sulawesi Tengah ini mengangkat tema “Membangun Kapasitas Birokrasi dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi dan Memutus Transmisi Kemiskinan di Daerah”.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam kesempatan ini menyatakan dukungan penuh atas penyelenggaraan pelatihan tersebut. “Kami berharap, dengan mengikuti PKN ini, para kepala OPD dari Minut dapat meningkatkan kompetensi dan kepemimpinan mereka, sehingga mampu membawa Minut menuju kemajuan dan kesejahteraan,” ujar Bupati Joune.

PKN Tingkat II Tahun 2025 ini akan dilaksanakan dengan metode blended learning, yang mencakup pembelajaran mandiri, e-learning, dan pembelajaran klasikal. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan model pembelajaran yang efektif dan modern.

Hadir dalam pembukaan pelatihan ini sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulut, para widyaiswara, serta jajaran BPSDMD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *