Minut, jendelasulut.com — Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menorehkan prestasi gemilang dalam cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), melampaui target nasional. Prestasi ini terungkap dalam Forum Komunikasi Strategi Pencapaian UHC yang digelar Rabu, 14 Mei 2025, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Minut, hasil kolaborasi BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado dan Pemerintah Kabupaten Minut.
Hingga Maret 2025, jumlah peserta JKN aktif di Minut mencapai angka signifikan, ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan, terutama di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado, Betsy M.O Roeroe, mengumumkan bahwa tingkat kepesertaan aktif JKN di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mencapai 87,35% per 1 April 2025. Dari total penduduk 233.470 jiwa, sebanyak 229.913 jiwa terdaftar sebagai peserta aktif. Prestasi ini menjadikan Minut sebagai daerah UHC Non-Cut Off, menunjukkan cakupan kepesertaan JKN di atas 98% dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80%. Berkat capaian ini, pendaftaran peserta JKN dalam tanggungan pemerintah di Minut akan langsung aktif tanpa verifikasi 14 hari, sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2018.
Kepala Dinas Kesehatan Minut, dr. Stela Safitri, M.Kes., menjelaskan bahwa forum tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala layanan kesehatan di Minahasa Utara. Tujuan utama evaluasi ini adalah peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, dengan fokus pada identifikasi dan perbaikan aspek-aspek yang perlu ditingkatkan serta penegasan komitmen terhadap standar pelayanan kesehatan yang berkualitas. Program UHC (Universal Health Coverage) di Minut untuk tahun 2023-2024 berjalan aktif dan tanpa pemotongan layanan (non-cut off).
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Minut, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan sektor swasta. Komitmen Pemkab Minut untuk memastikan seluruh warganya terlindungi JKN, diiringi peningkatan jumlah penduduk, baik pekerja maupun penduduk tetap, telah mendorong jumlah peserta JKN di Minut melampaui target nasional, mencapai lebih dari 104 persen dari jumlah penduduk terdata.
BPJS Kesehatan terus berinovasi, mengembangkan sistem pendaftaran daring dan aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah verifikasi dan pendaftaran peserta. Kendati capaian ini membanggakan, tantangan validasi data penduduk dan fluktuasi jumlah penduduk akibat mobilitas tinggi tetap menjadi fokus perhatian.
Kehadiran sejumlah pejabat penting pada forum tersebut menggarisbawahi pentingnya kegiatan strategis ini di Kabupaten Minahasa Utara. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Kehadiran Sekda Minahasa Utara, Kepala Bidang Anggaran BKAD, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, Kepala Bagian Kepesertaan dan Kepala Bagian PKP BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado, serta Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran BPJS Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, semakin menyempurnakan acara. Partisipasi beragam instansi pemerintahan dan perwakilan BPJS Kesehatan ini menunjukkan skala prioritas dan cakupan kegiatan yang luas, sekaligus menegaskan komitmen dan dukungan penuh terhadap keberhasilan Program JKN di Minahasa Utara.