Minut, jendelasulut.com — Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara – Senin, 19 Mei 2025, menjadi hari yang penuh bersejarah bagi 31 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Minahasa Utara. Di tengah suasana khidmat dan penuh doa, mereka dilepas secara resmi oleh Bupati Minahasa Utara, Bapak Joune James Esau Ganda, S.E., M.AP., M.M., M.Si, untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Acara pelepasan yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Minut ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara, Pdt. E. M. Cynthia Sepang, S.PAK., M.Si, Forkopimda, para pejabat daerah, tokoh agama, keluarga CJH, dan masyarakat setempat.
Bupati Joune Ganda, dalam sambutannya yang sarat dengan pesan penuh harap dan doa, menyampaikan pesan penting kepada para CJH. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan ikhlas, serta menjadi duta yang baik bagi Kabupaten Minahasa Utara selama berada di Tanah Suci. Beliau juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dan saling membantu di antara para CJH. “Semoga perjalanan ibadah haji Bapak dan Ibu sekalian diberkahi Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat Minahasa Utara,” ujar Bupati Joune Ganda dengan suara bergetar, menunjukkan betapa besar harapan dan doa yang menyertai keberangkatan para CJH.
Suasana semakin haru saat acara diawali dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Tangis haru dan doa tulus mengiringi setiap langkah para CJH. Momen jabat tangan antara para CJH dengan Bupati Joune Ganda dan para pejabat Forkopimda menjadi simbol perpisahan sekaligus doa restu yang tulus. Keluarga dan kerabat CJH yang hadir tak kuasa menahan air mata, mendoakan keselamatan dan kelancaran ibadah para CJH selama di Tanah Suci.
Selain pesan dari Bupati, acara pelepasan juga diisi dengan penyampaian informasi penting dan arahan praktis dari petugas Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara. Informasi ini mencakup persiapan keberangkatan, hal-hal yang perlu diperhatikan selama di Arab Saudi, serta tips untuk menjalankan ibadah haji dengan lancar dan nyaman. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan pendampingan kepada para CJH.
Para CJH sendiri terlihat antusias dan penuh semangat. Wajah-wajah mereka merefleksikan kegembiraan dan harapan yang besar untuk menunaikan rukun Islam kelima ini. Mereka mengaku telah mempersiapkan diri secara matang, baik fisik maupun mental, untuk menghadapi perjalanan spiritual yang penuh tantangan dan makna ini.
Keberangkatan 31 CJH dari Minahasa Utara ini bukan hanya peristiwa pribadi bagi para CJH dan keluarga mereka, tetapi juga momentum penting bagi Kabupaten Minahasa Utara. Peristiwa ini menjadi bukti nyata keimanan dan ketaqwaan masyarakat Minahasa Utara, sekaligus menjadi simbol doa bersama untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah. Semoga para CJH kembali ke Tanah Air dengan membawa kenangan indah, keberkahan, dan hikmah dari Tanah Suci, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat Minahasa Utara. Semoga perjalanan mereka dipenuhi dengan keberkahan dan keselamatan.