Minut, jendelasulut.com — Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali mengharumkan nama Sulawesi Utara di kancah nasional. Untuk keempat kalinya berturut-turut, Minut berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara atas pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2024. Pencapaian luar biasa ini semakin mengukuhkan posisi Minut sebagai salah satu daerah terbaik dalam hal pengelolaan keuangan di Indonesia.
Penyerahan penghargaan WTP yang bergengsi ini dilakukan langsung oleh Ketua BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Bapak Bombit Agus Mulyo, pada Senin, 26 Mei 2025. Keberhasilan ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan buah dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang tinggi dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda.
Keempat kali diraihnya WTP ini menjadi bukti nyata konsistensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah di Minut. Sejak menjabat sebagai Bupati, Joune Ganda telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Pencapaian ini semakin membanggakan mengingat keberhasilan ini diraih ditengah berbagai tantangan dan kompleksitas pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Joune Ganda sendiri tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Dalam keterangan persnya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim yang terlibat, menyatakan bahwa WTP ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga sebagai pemicu semangat untuk terus meningkatkan kinerja dan mengabdi untuk kemajuan Minut.
“Raihan WTP ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti nyata kerja keras dan komitmen kita semua. Ini menjadi pemicu semangat bagi kita untuk terus bekerja lebih baik lagi demi pembangunan Minut yang lebih hebat dan sejahtera,” ungkap Bupati Joune Ganda dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Joune Ganda menjelaskan bahwa capaian WTP ini bukanlah akhir dari tujuan, melainkan sebagai titik awal untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Ia juga menekankan bahwa dari tahun ke tahun, catatan BPK atas pengelolaan keuangan Minut terus menunjukkan perbaikan signifikan. Bahkan, Minut disebut oleh BPK sebagai kabupaten paling progresif dalam hal pengelolaan keuangan.
“Kami merasa bangga disebut BPK sebagai kabupaten paling progresif. Ini merupakan bukti nyata tekad kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel,” jelas Joune Ganda.
Keberhasilan Minut dalam meraih WTP empat kali berturut-turut ini bukan hanya membanggakan bagi masyarakat Minut sendiri, tetapi juga menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Kepemimpinan Joune Ganda yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah patut diapresiasi dan menjadi teladan bagi pemimpin daerah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa dengan komitmen dan kerja keras yang konsisten, setiap daerah dapat mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyatnya. Minahasa Utara, di bawah kepemimpinan Joune Ganda, telah membuktikannya.