Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Puskesmas Likupang: Garda Terdepan Kesehatan Anak di Sekolah Terpencil Minahasa Utara

321
×

Puskesmas Likupang: Garda Terdepan Kesehatan Anak di Sekolah Terpencil Minahasa Utara

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, menunjukkan komitmen nyata terhadap kesehatan anak usia sekolah. Melalui kolaborasi yang apik antara Dinas Kesehatan Minahasa Utara dan Puskesmas Likupang, sebuah program pemeriksaan kesehatan rutin digelar di dua sekolah terpencil: Sekolah Dasar (SD) kecil di area Resetlemen dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) PINENEK. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kesehatan anak, khususnya di daerah terpinggirkan, tetap menjadi prioritas utama. Jumat, (13/5/2025)

Setiap bulan, tim medis dari Puskesmas Likupang, terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, bergerak menuju lokasi-lokasi tersebut. Mereka tak hanya sekadar melakukan pengecekan kesehatan, melainkan memberikan layanan pemeriksaan yang komprehensif. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk memantau pertumbuhan, pengecekan tekanan darah, serta skrining penyakit umum pada anak. Langkah proaktif ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan, memberikan penanganan tepat waktu, dan mencegah berkembangnya penyakit yang lebih serius.

Manfaat dari pemeriksaan kesehatan rutin ini sangat signifikan. Dengan pemantauan berkala, status kesehatan anak-anak dapat terlacak, dan tindakan medis dapat segera dilakukan jika ditemukan masalah. Program ini juga memberikan kesempatan bagi tim medis untuk memberikan edukasi kesehatan kepada siswa dan guru, serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua.

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Stela Safitri, M.Kes., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi Puskesmas Likupang. “Program ini merupakan langkah penting dalam memastikan generasi muda Minahasa Utara tumbuh sehat dan produktif,” tegasnya. Ia menekankan bahwa pemerataan akses kesehatan merupakan prioritas utama Dinas Kesehatan, dan program di Likupang ini merepresentasikan komitmen tersebut. Lebih lanjut, dr. Stela juga mengajak orang tua untuk berperan aktif dalam memantau kesehatan anak-anaknya dan segera berkonsultasi ke Puskesmas jika ditemukan gejala penyakit. Kolaborasi antara Puskesmas, sekolah, dan orang tua, menurutnya, merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Kepala Puskesmas Likupang, dr. Helmy I. Doodoh, mengungkapkan sambutan positif dari pihak sekolah dan orang tua siswa terhadap program ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang mudah diakses, terutama di daerah terpencil. Harapannya, program ini dapat menjadi contoh bagi puskesmas lain di Minahasa Utara dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Keberhasilan program pemeriksaan kesehatan rutin di SD kecil Resetlemen dan SMP PINENEK ini tak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga menginspirasi. Ia menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi muda Minahasa Utara yang sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya menurunkan angka kematian anak akibat penyakit yang dapat dicegah. Dengan langkah-langkah proaktif seperti ini, mimpi akan Minahasa Utara yang lebih sehat dan sejahtera semakin dekat untuk diwujudkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *