Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Kolaborasi Dahsyat! Desa Tontalete Sulap Lahan Kering Jadi Sawah Produktif dengan Dana Desa dan Irigasi

390
×

Kolaborasi Dahsyat! Desa Tontalete Sulap Lahan Kering Jadi Sawah Produktif dengan Dana Desa dan Irigasi

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dengan menyulap lahan tidur menjadi lahan produktif untuk penanaman padi. Program ini didukung oleh dana desa sebesar Rp 32 juta dengan luas areal tanam mencapai 2,5 hektar.

Sebelumnya, lahan tersebut tidak dapat diolah karena mengalami krisis air. Namun, berkat inisiatif Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas PUPR, Daerah Irigasi Karumenga direhabilitasi dengan anggaran Rp 580.527.500, menghasilkan saluran irigasi sepanjang 825 meter.

Penanaman perdana padi dilakukan pada Selasa (26/8/2025) dan dihadiri oleh Asisten 2 yang mewakili Bupati, Kepala Dinas Perdagangan, PUPR, Perhubungan, Camat Kema, Kuntua (Kepala Desa), Kapolsek, Danramil, serta tokoh masyarakat setempat.

Allan Mingkid, Plt Kepala Dinas Pertanian Minut, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. “Kebijakan ini diharapkan mendatangkan efek positif bagi ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara berbagai pihak. Dinas Pertanian Minut memberikan pendampingan teknis, sementara Dinas PUPR berhasil membangun jaringan irigasi yang vital untuk mengairi lahan pertanian.

Camat Kema, Daniel Kumenaung, turut mengapresiasi sinergi ini. “Jadi inilah kolaborasi. Dulu lahan ini tidak bisa ditanami karena susah air, sekarang air melimpah,” kata Allan Mingkid.

Hasil panen padi nantinya akan dikelola oleh Koperasi Merah Putih untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi warga Tontalete. “Nah untuk warga Tontalete nantinya bisa membeli dengan harga murah,” jelas Allan.

Hukum Tua Desa Tontalete, Justus Watuna, mengajak generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan pertanian. Ia berharap, partisipasi anak muda dapat menumbuhkan minat bertani sebagai sumber pendapatan tambahan dan menjamin keberlanjutan sektor pertanian di masa depan.

Inisiatif Desa Tontalete ini tidak hanya mendukung program pemerintah kabupaten dalam mewujudkan swasembada pangan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain. Dengan kolaborasi dan inovasi, lahan yang tidak produktif dapat diubah menjadi aset berharga yang menopang ekonomi dan ketahanan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *