Jendelasulut.com — Di tengah gemuruh semangat kompetisi dari ribuan peserta Festival Bulu Tangkis Piala Presiden U15, muncul sebuah kisah inspiratif dari seorang siswi Sekolah Dasar (SD) asal Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut). Beverly Grace Ogotan, pebulu tangkis muda berusia di bawah 15 tahun, berhasil mencuri perhatian publik dengan meraih Juara III dalam ajang bergengsi yang berlangsung di Kota Bandung pada 10-16 November 2025.
Keberhasilan Beverly bukan hanya sekadar medali, namun juga sebuah simbol harapan bagi pembinaan atlet usia dini di Indonesia. Ia menjadi satu-satunya atlet dari Sulut dan satu-satunya siswa SD yang berhasil menembus podium, mengalahkan ratusan peserta lainnya yang sebagian besar berasal dari jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Puji Tuhan, Beverly membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk meraih prestasi tertinggi. Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan yang tepat sejak usia dini dapat menghasilkan atlet-atlet berpotensi,” ungkap Kepala SDN Tatelu, Vivienne Diana, dengan bangga.
Vivienne menjelaskan bahwa Beverly terpilih mewakili Provinsi Sulut setelah menjuarai tunggal putri tingkat regional dalam Festival Bulu Tangkis Piala Kemenpora 2025. Ia menjadi bagian dari tim Sulut yang beranggotakan empat atlet putra dan putri, didampingi oleh official, pelatih, dan Liaison Officer (LO).
“Dari 1.014 peserta yang berasal dari 17 provinsi/kabupaten dan kota pilihan se-Indonesia, Beverly adalah yang termuda dan satu-satunya yang masih duduk di bangku SD. Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” tambahnya. Beverly meraih juara III bersama dengan atlet dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kadis Pendidikan Minut, Ir. Jovieta Supit, MSi, turut menyampaikan kekaguman dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Beverly. “Prestasi Beverly mengharumkan nama Provinsi Sulut dan Kabupaten Minahasa Utara di kancah nasional. Ini adalah bukti bahwa Minut memiliki potensi besar dalam cabang olahraga bulu tangkis,” ujarnya.
Jovieta berharap, keberhasilan Beverly dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk berprestasi di berbagai cabang olahraga. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung atas arahan dan dukungan penuh mereka terhadap pengembangan olahraga di Minut.
Kisah inspiratif Beverly Grace Ogotan menjadi bukti bahwa investasi dalam pembinaan atlet usia dini adalah kunci untuk meraih prestasi di masa depan. Dengan dukungan yang tepat dari keluarga, sekolah, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak lagi “Beverly” lainnya yang akan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.