Scroll untuk baca artikel
News

PERINGATAN DINI: Minahasa Utara Siaga Banjir Pesisir Akibat Fenomena Alam, Joune Ganda dan Kevin Letulung Imbau Masyarakat Waspada!

254
×

PERINGATAN DINI: Minahasa Utara Siaga Banjir Pesisir Akibat Fenomena Alam, Joune Ganda dan Kevin Letulung Imbau Masyarakat Waspada!

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Masyarakat Minahasa Utara, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi ini, yang disebabkan oleh fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan Bulan Purnama yang akan terjadi pada 4 Desember 2025.

Menurut BMKG, fenomena alam ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, yang dapat menyebabkan banjir di wilayah pesisir. Selain Minahasa Utara, beberapa wilayah pesisir lain di Indonesia juga berpotensi terdampak, seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Maluku, dan lainnya.

Menanggapi peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat untuk melakukan langkah-langkah antisipasi. Bupati Minahasa Utara, Joune JE Ganda, S.E, MAP, M.M., M.Si., dan Wakil Bupati, Kevin W. Letulung, SH.M.H., mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar pelabuhan dan pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pelabuhan, pemukiman pesisir, tambak garam, dan perikanan darat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir rob ini,” ujar Joune Ganda.

Kevin Letulung menambahkan, “Kami juga telah berkoordinasi dengan PUSDALOPS BPBD Minahasa Utara dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah-langkah penanggulangan jika banjir benar-benar terjadi.”

BPBD Minahasa Utara juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi cuaca dan potensi banjir. Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca maritim dari BMKG melalui call center 021-6546315/18, call center BMKG 196, website http://www.maritim.bmkg.go.id,, atau melalui akun Twitter dan Instagram @BMKGmaritim. Masyarakat juga dapat menghubungi kantor BMKG terdekat atau BPBD Minahasa Utara melalui email bpbd@minut.go.id, media sosial bpbdminut, atau call center 117.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap masyarakat dapat memahami dan mengantisipasi potensi banjir pesisir ini dengan baik, sehingga dapat mengurangi risiko dan dampak yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *