Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Pembangunan Berkelanjutan Jadi Sorotan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pemkab Minahasa Utara

7171
×

Pembangunan Berkelanjutan Jadi Sorotan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pemkab Minahasa Utara

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut com, MINUT — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) menggelar upacara khidmat pada hari Selasa untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2024, dengan tema “Bersama Pancasila, Kita Wujudkan Indonesia Emas.” Upacara berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Minut.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Minut Ir. Novly Wowiling M.Si membacakan sambutan atas nama Penjabat Bupati Minahasa Utara, Reza Dotulung, S.S.T, M.App.Ec.

Peringatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan kemajuan yang telah dicapai dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk membangun Indonesia yang tangguh. Wowiling menekankan perlunya pergeseran fokus dari hasil jangka pendek menuju pendekatan yang lebih holistik, yang memprioritaskan integritas sosial budaya dan keberlanjutan lingkungan.

“Upaya kita seringkali terpusat pada pencapaian hasil jangka pendek, mengabaikan pentingnya integritas sosial budaya dan pelestarian lingkungan. Pendekatan ini tidak selaras dengan konsep pembangunan berkelanjutan, yang menyelaraskan potensi sumber daya alam dengan sumber daya manusia. Menyadari hal ini, saatnya kita menciptakan keseimbangan baru yang memprioritaskan kemajuan semua lapisan masyarakat sebagai anak bangsa Indonesia,” tegas Wowiling.

Ia juga menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam pembangunan nasional, membawa bangsa menuju kemakmuran dan kemajuan setelah melewati tantangan meraih kemerdekaan. Kemajuan ini, katanya, harus memberdayakan seluruh rakyat Indonesia untuk mengembangkan potensi mereka berdasarkan kemampuan dan aspirasi masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Minut berharap peringatan ini akan memperkuat nilai-nilai Pancasila di setiap generasi, mendorong terciptanya masyarakat yang adil, sejahtera, dan berdaulat.

Upacara dihadiri oleh Forkopimda Minut (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), perwakilan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala-kepala distrik, dan para pegawai negeri sipil.

(Red/js)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *