Jendelasulut.com — Bupati Minahasa Utara, Bapak Joune Ganda, menjadi pusat perhatian publik ketika memimpin langsung Upacara Serah Terima Peleton Beranting Etape III ke Etape IV Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) Wilayah Minahasa Utara Kodim 1310/Bitung Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang menarik perhatian banyak pihak dilaksanakan di Kompi C Yonzipur 19/YKN, Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kamis (18/12/2025).
Upacara serah terima peleton beranting ini bukanlah kegiatan sembarangan, melainkan bagian dari rangkaian Tonting YWPJ yang dijalankan secara berjenjang dan berkesinambungan antar wilayah. Tujuan inti dari kegiatan ini adalah menumbuhkan semangat juang, disiplin, serta memperkuat jiwa korsa dan nasionalisme para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dalam amanatnya yang mengedepankan pentingnya kerja sama, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1310/Bitung. Ia menekankan dedikasi dan komitmen aparat keamanan dalam menjaga persatuan, keamanan, serta keutuhan wilayah, termasuk di Kabupaten Minahasa Utara. Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI merupakan elemen krusial dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas wilayah.
“Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan pengabdian kepada bangsa dan negara terus dipupuk. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sangat mendukung setiap upaya positif yang memperkuat ketahanan wilayah dan karakter generasi penerus,” ungkap Joune Ganda yang mendapatkan perhatian penuh dari hadirin dan pihak terkait.
Hadir dalam upacara tersebut juga Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf I Made Dharmawan Juniarta, bersama jajaran perwira, serta para peserta Tonting YWPJ. Momen puncak prosesi upacara adalah penyerahan simbolis peleton beranting dari Etape III kepada Etape IV – sebuah tanda bahwa estafet kegiatan akan dilanjutkan ke wilayah berikutnya.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh bupati ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Selain itu, ia juga diharapkan menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat pengabdian dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah masyarakat, terutama para prajurit muda yang menjadi peserta.