Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Bupati Joune Ganda Prioritaskan Infrastruktur Dasar: Penandatanganan Mega Proyek Air & Pengelolaan Sampah Regional

1103
×

Bupati Joune Ganda Prioritaskan Infrastruktur Dasar: Penandatanganan Mega Proyek Air & Pengelolaan Sampah Regional

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Dalam acara strategis di atrium kantor bupati lantai 1 pada Jumat, 6 Februari 2026, Bupati Minahasa Utara, Joune J.E. Ganda, menyampaikan pidato kunci terkait tiga tonggak penting pembangunan infrastruktur dasar: penandatanganan Nota Kesepakatan Pengelolaan Sarana Prasarana Air Baku Likupang Tahap I, TPA Regional Mamitarang Sulawesi Utara, serta serah terima pengelolaan SPAM Likupang dan Pipa Transmisi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS). Acara ini menegaskan komitmen pemerintahannya dalam mengatasi isu ketahanan air bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Ganda menekankan bahwa pencapaian ini bukan semata tentang fisik infrastruktur, melainkan perwujudan hak rakyat untuk mendapatkan pelayanan dasar yang layak dan lingkungan yang lebih baik. Beliau menyoroti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian PUPR, dan para pemangku kepentingan lainnya telah menjadi kunci keberhasilan.

Pemerintahannya berkomitmen untuk memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel atas aset-aset strategis yang diserahkan, sebagaimana telah dicontohkan dalam pengelolaan penyerahan aset dari KPK sebelumnya. Semua ini ditujukan untuk menciptakan dampak langsung yang positif bagi kualitas hidup masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di daerah super prioritas.

Acara ini merangkum tiga komitmen pembangunan infrastruktur yang saling berkaitan:

· Nota Kesepakatan Air Baku Likupang Tahap I: Ini merupakan landasan formal untuk proyek Sistem Penyediaan Air Baku di Desa Lumpias senilai Rp 52,5 miliar, yang didukung penuh oleh Kementerian PUPR. Proyek ini dirancang sebagai penopang utama kebutuhan air baku, khususnya untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang.

· TPA Regional Mamitarang Sulut: Keberadaan tempat pengelolaan sampah berkapasitas regional sangat penting untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Program ini sejalan dengan inisiatif sebelumnya seperti ‘Program Kolaborasi Olah Sampah Likupang’ yang melibatkan puluhan BUMN, dan diharapkan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta memberdayakan masyarakat lokal.

· Serah Terima Pengelolaan SPAM Likupang & Pipa Transmisi: Komponen ini menandai peralihan operasional proyek Instalasi Air Bersih SPAM KSPN Likupang senilai Rp 23,651 miliar (yang terletak di Desa Marinsouw) dari pelaksana pembangun kepada operator, dalam hal ini PDAM Minut. Serah terima pipa transmisi dari BWS juga memastikan integrasi sistem dari hulu ke hilir.

Kegiatan ini tidak dapat dipisahkan dari status Likupang sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas. Ketersediaan air bersih yang andal dan pengelolaan sampah yang modern adalah prasyarat mutlak bagi pengembangan destinasi pariwisata kelas dunia. Keberhasilan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung dalam melobi dan mengkoordinasikan bantuan pusat senilai total Rp 76,151 miliar untuk kedua proyek air tersebut menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap kepemimpinan daerah dalam mengelola pembangunan strategis.

Momen ini menjadi bukti nyata dari perjuangan pemerintahan Bupati Joune Ganda di penghujung masa jabatannya untuk meninggalkan warasan infrastruktur yang berkelanjutan. Dampak yang diharapkan adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal di Likupang Timur dan sekitarnya, sekaligus penguatan daya saing KEK Likupang melalui dukungan infrastruktur dasar yang memadai dan terkelola dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *