Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Kaleidoskop Februari Bupati Joune Ganda: Bukti Komitmen untuk Minahasa Utara Maju!

363
×

Kaleidoskop Februari Bupati Joune Ganda: Bukti Komitmen untuk Minahasa Utara Maju!

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Bulan Februari 2026 menjadi periode yang sangat padat bagi Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE., MAP., MM., M.Si,. Sepanjang bulan ini, orang nomor satu di Minut tersebut menunjukkan mobilitas tinggi, tidak hanya dalam urusan pemerintahan di tingkat pusat, tetapi juga konsolidasi internal daerah serta perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda dan kegiatan keagamaan.

Berikut adalah kaleidoskop lengkap kegiatan Bupati Joune Ganda sepanjang Februari 2026 yang patut menjadi perhatian publik:

AWAL FEBRUARI: MEMBAWA SUARA MINUT KE ISTANA NEGARA

Rakornas di Sentul: Menyelaraskan Program dengan Visi Presiden Prabowo

Tanggal: 2 Februari 2026
Lokasi: Sentul International Convention Center (SICC), Bogor

Bupati Joune Ganda didampingi Wakil Bupati Kevin Lotulung terbang ke Jawa untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri ini menjadi sangat spesial karena dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kehadiran Joune Ganda di forum bergengsi ini bukan sekadar seremonial. Ia menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan program pembangunan di Minahasa Utara dengan arahan langsung dari Presiden. “Kami tidak ingin Minut berjalan sendiri. Semua kebijakan harus seirama dengan pusat agar pembangunan bisa terakselerasi,” ujar Joune usai kegiatan.

PERTENGAHAN FEBRUARI: MERANGKUL GENERASI MUDA DAN GEREJA

Dukungan Penuh untuk Remaja GMIM: Bupati yang Juga Seorang Penatua

Tanggal: Menjelang 13 Februari 2026
Lokasi: Kantor Bupati Minahasa Utara

Suasana penuh keakraban terlihat saat Bupati Joune Ganda menerima audiensi panitia Hari Ulang Tahun Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM. Yang menarik perhatian publik, Bupati yang juga berstatus sebagai Penatua di GMIM ini tidak hanya menerima tamu secara formal, tetapi benar-benar berdialog hangat mengenai persiapan Hari Persatuan Remaja (HPR) dan HUT KPRS ke-36.

“Saya adalah bagian dari keluarga besar GMIM. Kegiatan remaja gereja adalah investasi jangka panjang untuk karakter bangsa. Pemerintah daerah akan mendukung penuh,” tegas Joune di hadapan para panitia yang terdiri dari kaum muda GMIM.

Komitmen ini mendapat apresiasi luas dari kalangan gereja dan tokoh agama yang menilai kepedulian Bupati terhadap pembinaan generasi muda melalui jalur kerohanian sangat positif.

AKHIR FEBRUARI: PUNCAK KEGIATAN YANG PADAT DAN STRATEGIS

Peringatan 1 Tahun Kepemimpinan: Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Refleksi dan Evaluasi

Tanggal: 20 Februari 2026
Lokasi: JG Center hingga Halaman Kantor Bupati Minahasa Utara

Momen yang paling menyedot perhatian publik terjadi pada 20 Februari 2026. Bupati Joune Ganda memimpin langsung Jalan Sehat dan Ibadah Syukur dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan periode kedua (2025-2030). Ribuan ASN dan jajaran Forkopimda tumpah ruah mengikuti kegiatan ini.

Start dari JG Center dan finish di Lapangan/Lobby Kantor Bupati, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus evaluasi terbuka. Dalam sambutannya, Joune tidak hanya berbangga dengan capaian setahun terakhir, tetapi juga secara blak-blakan menyampaikan tantangan ke depan.

“Saya tidak ingin ini menjadi euforia belaka. Mari kita jadikan momen setahun ini untuk introspeksi. Apa yang sudah baik kita pertahankan, yang kurang kita benahi. Minut harus lebih maju!” seru Joune disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Siaga Hadapi BPK: Target WTP Harus Dipertahankan

Tanggal: 23 Februari 2026
Lokasi: Kantor Bupati Minahasa Utara

Tidak ada waktu bersantai. Tiga hari setelah perayaan, Bupati Joune Ganda langsung tancap gas dengan menerima kunjungan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tim BPK menyampaikan rencana pemeriksaan laporan keuangan daerah yang akan segera dimulai.

Sikap tegas ditunjukkan Joune. Usai pertemuan dengan tim BPK, tanpa menunggu hari berikutnya, ia langsung menggelar rapat dadakan dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Saya tidak mau main-main dengan administrasi keuangan daerah. Target kita jelas: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) harus dipertahankan. Semua OPD harus siap dengan dokumen lengkap,” instruksinya tegas dalam rapat yang berlangsung hingga menjelang malam.

25 Februari 2026: Hari yang Super Padat

Tanggal 25 Februari menjadi hari paling padat dengan dua agenda besar yang berlangsung di lokasi berbeda.

Agenda 1: Penghargaan K3 Nasional dari Gubernur

Pagi harinya, Wakil Bupati Kevin Lotulung yang mewakili Bupati Joune Ganda menerima penghargaan bergengsi Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam acara yang dipusatkan di Kota Bitung.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen Pemkab Minut dalam membangun budaya keselamatan kerja diakui di tingkat provinsi. Ini juga menjadi kado manis di penghujung bulan Februari bagi jajaran Disnaker Minut.

Agenda 2: Kuliah Umum di Unklab Bersama Gubernur

Di waktu yang sama, Bupati Joune Ganda mendampingi Gubernur Sulut Yulius Selvanus memberikan kuliah umum di Universitas Klabat (Unklab), Airmadidi. Bertempat di Pioneer Chapel yang megah, ribuan mahasiswa antusias mengikuti kuliah umum bertema kepemimpinan muda yang berintegritas.

Kehadiran Joune di kampus terkemuka ini dinilai sebagai simbol sinergi sempurna antara pemerintah daerah dan provinsi. Ia duduk berdampingan dengan Gubernur, menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara Pemkab Minut dan Pemprov Sulut terjalin sangat erat.

“Ini adalah energi positif bagi mahasiswa. Mereka melihat langsung bahwa pemimpin mereka hadir di tengah mereka, tidak hanya di balik meja kantor,” ujar seorang dosen Unklab yang turut hadir.

ANALISIS: TIGA PILAR KEPEMIMPINAN JOUNE GANDA

Melihat rangkaian kegiatan sepanjang Februari 2026, publik dapat menangkap pola kepemimpinan Bupati Joune Ganda yang bertumpu pada tiga pilar utama:

1. Penguatan Sinergi Politik dan Pemerintahan

Kehadirannya di Rakornas bersama Presiden dan pendampingan kepada Gubernur Sulut menunjukkan bahwa Joune Ganda adalah pemimpin yang memahami pentingnya hubungan pusat-daerah. Ia tidak ingin Minut menjadi daerah yang eksklusif, tetapi justru ingin membuka kran komunikasi seluas-luasnya dengan pemerintah di atasnya.

2. Konsolidasi Internal Daerah yang Kuat

Peringatan 1 tahun kepemimpinan yang melibatkan seluruh ASN menunjukkan bahwa Joune paham betul bahwa pembangunan tidak bisa berjalan tanpa mesin birokrasi yang solid. Ia merawat kebersamaan internal agar semua elemen pemerintahan bergerak seirama.

3. Perhatian Serius pada Isu Strategis

Bupati Joune Ganda menunjukkan bahwa kepemimpinannya tidak hanya berputar di lingkaran birokrat belaka. Ia peduli pada tata kelola keuangan (persiapan BPK), keselamatan kerja (penghargaan K3), hingga yang paling krusial: pembinaan generasi muda melalui jalur pendidikan dan gereja.

Dukungannya terhadap kegiatan KPRS GMIM dan kehadirannya di Unklab menjadi bukti bahwa pembangunan karakter generasi muda adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

RESPON PUBLIK

Masyarakat Minahasa Utara memberikan respons positif terhadap padatnya kegiatan Bupati mereka. Media sosial ramai dengan komentar warga yang mengapresiasi kinerja Joune Ganda.

“Bupati kita memang kerja keras. Dari Jakarta sampai ke gereja, semua dihadiri. Semoga Minut makin maju,” tulis seorang netizen.

Yang lain menambahkan, “Yang paling penting dia hadir di Unklab dan dukung remaja gereja. Pemimpin yang perhatian sama generasi muda pasti mikirin masa depan.”

PENUTUP

Februari 2026 telah berlalu, namun jejak kegiatan Bupati Joune Ganda meninggalkan kesan mendalam bagi publik Minahasa Utara. Dari Istana Negara hingga kampus dan gereja, ia hadir bukan sekadar untuk terlihat, tetapi untuk bekerja dan memastikan Minut berada di jalur yang tepat menuju kemajuan.

Publik kini menanti apakah konsistensi dan kerja keras ini akan terus berlanjut di bulan-bulan mendatang. Satu hal yang pasti: standar kinerja yang ditunjukkan pada Februari 2026 ini menjadi tolok ukur bagi masyarakat untuk terus mengawal kepemimpinan Joune Ganda-Kevin Lotulung.

— penulis: Pemred jendelasulut.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *