MINUT, JENDELASULUT COM — Dalam upaya menjaga stabilitas perekonomian daerah dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mengambil langkah strategis dengan menjalin kerja sama lintas provinsi. Kesepakatan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) berlabel ‘Kerjasama Antar Daerah’ (KAD) bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung pada Selasa di Hotel Sentra Manado, Selasa (10/3/2026).
MoU ini tidak sekadar seremonial belaka, melainkan dirancang sebagai instrumen taktis untuk mengendalikan dinamika ekonomi dan kelancaran logistik yang kerap memanas saat mendekati hari raya. Bupati Minut Joune J. E. Ganda, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Novly G. Wowiling, menegaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan mendesak akan sinergi antarwilayah dalam menghadapi fluktuasi pasar.
“Tujuan utama yang ingin kita capai melalui kerja sama ini adalah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta memastikan akses keuangan yang lancar bagi masyarakat di kedua daerah. Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam mengantisipasi gejolak ekonomi yang biasanya terjadi menjelang Idulfitri,” ujar Wowiling usai penandatanganan MoU.
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus dalam kerja sama tersebut. Pertama, pengendalian inflasi melalui pengawasan distribusi dan pasokan barang antar daerah. Kedua, percepatan akses keuangan daerah, yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam memperoleh layanan perbankan dan pembiayaan. Ketiga, percepatan digitalisasi daerah, termasuk dalam sistem transaksi dan data ekonomi guna menciptakan efisiensi dan transparansi.
“Dengan adanya MoU ini, kita berharap tidak ada lagi kelangkaan barang atau lonjakan harga yang meresahkan. Pemerintah ingin daya beli masyarakat tetap stabil, sehingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan tenang dan berkah,” tambahnya.
Kerja sama ini juga membuka peluang pertukaran informasi pasar dan penguatan rantai pasok komoditas strategis antara Minut dan Gorontalo. Kedua daerah sepakat untuk saling mendukung dalam menjaga ketersediaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, daging, dan sayuran, serta mengoptimalkan peran Bulog dan distributor lokal.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Minut yang turut mendampingi Sekda menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Joune Ganda untuk membangun ekosistem ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan. “Ke depan, kerja sama serupa juga akan dijajaki dengan daerah-daerah lain di Sulawesi Utara dan Gorontalo, sehingga tercipta jaringan ekonomi yang saling menguntungkan,” jelasnya.
Dengan adanya sinergi ini, masyarakat Minahasa Utara diharapkan dapat merasakan manfaat langsung, terutama dalam hal kemudahan mendapatkan barang dengan harga wajar serta layanan keuangan yang inklusif. Pemerintah pun mengimbau para pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum ini dengan tidak melakukan praktik spekulasi harga.
Penandatanganan MoU KAD ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar daerah adalah kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi, khususnya di momen-momen sensitif seperti hari raya keagamaan. (*)