Scroll untuk baca artikel
ManadoNews

RESMI! Stefa Liow Pimpin ABPEDNAS Sulut 2026-2031, Program Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG Siap Digulirkan untuk Zero Corruption

498
×

RESMI! Stefa Liow Pimpin ABPEDNAS Sulut 2026-2031, Program Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG Siap Digulirkan untuk Zero Corruption

Sebarkan artikel ini

MANADO, JENDELASULUT.COM — Sebuah babak baru dalam penguatan tata kelola desa di Sulawesi Utara resmi dimulai. Pasca menerima mandat kepemimpinan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABPEDNAS yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Ir. H. Indra Utama, M.PWK, IPU, serta Ketua Dewan Pengawas sekaligus Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, secara resmi menyandang amanah sebagai Ketua ABPEDNAS Sulut untuk periode 2026-2031. Mandat ini disambut sebagai tanggung jawab moral yang besar untuk membawa perubahan signifikan hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam pernyataan resminya yang disampaikan di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (7/4/2026), Senator asal Sulut ini menegaskan bahwa spirit utama kepengurusannya adalah kebersamaan dan kesatuan tekad. Sinergi ini tidak hanya melibatkan internal pengurus Dewan Pembina dan Dewan Pengawas, tetapi juga merangkul seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, termasuk wilayah Kotamobagu.

✅ Fokus Akselerasi Program ‘Jaga Desa’

Fokus utama yang akan segera dieksekusi oleh kepengurusan baru ini adalah menindaklanjuti kerja sama strategis dengan jajaran Kejaksaan. Kerja sama ini menitikberatkan pada aspek preventif (pencegahan) guna memastikan setiap pembangunan desa berjalan sesuai koridor hukum yang benar.

“Kami akan mengimplementasikan program Jaga Desa secara masif,” tegas Stefa Liow, sapaan akrabnya.

Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) merupakan inisiatif Kejaksaan yang berkolaborasi dengan ABPEDNAS untuk memastikan tata kelola desa yang transparan dan akuntabel. Dalam program ini, kejaksaan hadir tidak semata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai sahabat konsultasi bagi perangkat desa agar terhindar dari jeratan hukum akibat ketidaktahuan regulasi. Pendekatan ini selaras dengan semangat Zero Corruption, di mana sinergi antara Kejaksaan dan BPD diarahkan pada pengawasan yang humanis dan preventif.

✅ Inovasi Program ‘Jaga Dapur MBG’

Tak hanya berhenti pada pengawasan anggaran, Stefa Liow juga menginisiasi langkah progresif dengan program ‘Jaga Dapur MBG’. Program ini merupakan langkah antisipatif untuk mengawal program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.

Hal ini merespons arahan Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel). Kehadiran program Jaga Dapur MBG diharapkan dapat memastikan distribusi dan kualitas makanan bergizi di tingkat desa berjalan lancar, tepat sasaran, serta bebas dari potensi penyimpangan, seperti yang telah menjadi perhatian serius Menteri Desa Yandri Susanto. Ini merupakan wujud nyata pendampingan preventif Kejaksaan untuk mengamankan seluruh rantai program pembangunan strategis.

✅ Langkah Strategis dan Dukungan Penuh

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari diskusi intensif yang dilakukan pada 27 Maret lalu di Jakarta bersama Jamintel Kejaksaan Agung dan Ketua Umum ABPEDNAS. Pertemuan tersebut secara spesifik membahas langkah-langkah strategis kemitraan, termasuk penguatan ekonomi desa.

Selain program pengawasan, ABPEDNAS berkomitmen memberikan penguatan terhadap optimalisasi tugas dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Organisasi ini dinilai memiliki keunikan tersendiri karena komposisi pengurusnya yang heterogen, mulai dari anggota BPD aktif, anggota DPR/DPD/DPRD, birokrat, hingga unsur jaksa. Hal ini menunjukkan betapa besarnya kepedulian kolektif untuk membangun desa.

✅ Mewujudkan Astacita Presiden

Visi utama yang hendak dicapai di bawah kepemimpinan Stefa Liow adalah mewujudkan implementasi Astacita keenam Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi.

Dengan latar belakang sebagai anggota DPD RI dan Ketua DPD Desa Bersatu Sulut, Stefa Liow optimis bahwa desa bukan lagi sekadar objek, melainkan subjek utama pembangunan nasional.

“Kehadiran berbagai latar belakang profesi di ABPEDNAS menunjukkan betapa besarnya kepedulian kolektif kita untuk membangun desa. Desa bukan lagi objek, melainkan subjek utama pembangunan nasional,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan pencegahan, ABPEDNAS Sulut di bawah komando Stefa Liow siap mengawal tata kelola desa yang bersih, transparan, dan sejahtera. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *