Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Bupati Minahasa Utara Hadiri Paskah Nasional 2026 di Manado: Ajak Jemaat Perkuat Persatuan dan Toleransi

294
×

Bupati Minahasa Utara Hadiri Paskah Nasional 2026 di Manado: Ajak Jemaat Perkuat Persatuan dan Toleransi

Sebarkan artikel ini

MANADO – Suasana khidmat dan sukacita menyelimuti kawasan Pohon Kasih, Mega Mas, Manado, saat Ibadah Perayaan Paskah Nasional bagi Gereja-Gereja di Sulawesi Utara Tahun 2026 digelar. Acara yang berlangsung pada Rabu (08/4/2026) ini dihadiri oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, bersama ribuan jemaat dari berbagai denominasi.

Ibadah Paskah Nasional tahun ini dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (BPMS GMIM), Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th., dengan tema yang menggugah: “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita.” Tema ini menjadi seruan bagi seluruh umat Kristiani untuk menjadikan kebangkitan Kristus sebagai fondasi pembaruan hidup, memperkuat nilai kasih, serta membangun kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

Perayaan Paskah Nasional ini menjadi sorotan publik karena dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah. Mereka antara lain:

· Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Bapak Hashim Djojohadikusumo;

· Staf Khusus Menteri Agama RI, Bapak Gugun Gumilar, M.A., Ph.D.;

· Ketua DPD RI, Bapak Sultan Bachtiar Najamudin;

· Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E.;

· Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H.

Tak ketinggalan, unsur Forkopimda Sulawesi Utara, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Utara, para pemuka agama se-Sulawesi Utara, panitia pelaksana, dan seluruh undangan turut memeriahkan acara ini.

Dalam sambutannya, Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, menyampaikan bahwa Paskah Nasional bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momentum strategis untuk mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Paskah—yang sarat dengan kasih, pengorbanan, dan pengharapan baru—harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelayanan pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

“Melalui semangat Paskah, kita diajak untuk terus membangun kebersamaan, menjaga toleransi, serta memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Dr. Joune Ganda di hadapan ribuan jemaat.

Ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Ribuan jemaat dari berbagai gereja di Sulawesi Utara hadir memadati area Pohon Kasih. Perayaan ini menjadi simbol kuatnya iman sekaligus kebersamaan umat Kristiani di Bumi Nyiur Melambai. Kehadiran para pemimpin nasional dan daerah juga menunjukkan bahwa perayaan keagamaan dapat menjadi jembatan untuk memperkuat harmoni sosial dan politik di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *