Scroll untuk baca artikel
ManadoNews

Pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekdaprov Sulut: Bupati Joune Ganda Hadir, Gubernur YSK Tekankan Satu Komando

240
×

Pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekdaprov Sulut: Bupati Joune Ganda Hadir, Gubernur YSK Tekankan Satu Komando

Sebarkan artikel ini

Manado – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara pada Senin (4/4/2026). Di ruangan yang penuh dengan atribut kebesaran daerah itu, berlangsunglah prosesi pelantikan yang menjadi sorotan publik: Tahlis Gallang, SIP, MM resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus ini berlangsung dengan protokoler yang ketat dan megah. Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda, SE, MAP, MM, Msi yang datang dengan setelan jas rapi. Kehadiran Bupati dua periode yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini menjadi perhatian, mengingat posisinya yang strategis dalam koordinasi antar kabupaten di tingkat nasional.

Selain Bupati Joune Ganda, deretan pejabat penting lainnya turut memadati ruang pelantikan. Wakil Gubernur Sulut Viktor Mailangkay, seluruh jajaran Forkopimda Sulut, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah dari kabupaten/kota, serta para pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sulut, semuanya hadir memberikan dukungan dan saksinya.

Pelantikan Tahlis Gallang bukan sekadar seremonial pergantian pejabat. Lebih dari itu, ini adalah langkah strategis untuk mengisi posisi puncak birokrasi provinsi yang sempat lowong. Tujuannya jelas: memastikan keberlanjutan dan stabilitas roda pemerintahan di tingkat provinsi.

Di tengah dinamika politik dan birokrasi pasca pelantikan gubernur baru, pelantikan Sekdaprov menjadi momen krusial. Ini adalah bagian dari konsolidasi pemerintahan daerah di Sulawesi Utara, membangun fondasi yang kokoh di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus yang baru dilantik. Publipun menyoroti bagaimana sosok Tahlis Gallang akan menjalankan tugasnya sebagai ujung tombak birokrasi.

Dalam sambutannya yang tegas dan penuh penekanan, Gubernur Yulius Selvanus yang akrab disapa YSK itu menguraikan betapa vitalnya posisi Sekretaris Daerah Provinsi.

“Jabatan Sekdaprov adalah posisi strategis,” ujar Gubernur YSK dengan nada lantang. “Beliau adalah ujung tombak dalam membangun sinergitas ke instansi vertikal, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tugas pokok dan fungsinya sebagai koordinator di jajaran Pemprov Sulut mutlak harus dijalankan.”

Lebih lanjut, Gubernur YSK membuat pernyataan yang mengundang perhatian seluruh hadirin. Dengan gestur tangan yang menegaskan, ia berkata:

“Sekdaprov itu pejabat tertinggi di provinsi ini. Kebijakannya adalah representasi perintah saya selaku Gubernur. Jadi saya harap seluruh jajaran Pemprov Sulut berada dalam satu komando dan menjadi petarung.”

Kalimat “satu komando dan petarung” ini langsung bergema dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pegawai negeri dan publik. Ini sinyal bahwa Gubernur YSK menginginkan birokrasi yang solid, disiplin, dan agresif dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

Di sela-sela acara, Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, memberikan pandangannya kepada awak media. Dengan senyum khasnya, orang nomor satu di Minut ini menyampaikan bahwa pelantikan Sekdaprov bukan hanya urusan internal provinsi, tetapi juga menyentuh kabupaten dan kota.

“Pelantikan pejabat Sekdaprov ini adalah momentum penting,” tegas Joune Ganda. “Ini akan mendorong dan meningkatkan sinergitas antara Pemprov Sulut dengan kabupaten dan kota. Kami di pemerintah daerah sangat membutuhkan koordinasi yang lancar dan cepat dari sekretaris daerah provinsi.”

Dengan penuh kerendahan hati, Bupati yang akrab disapa JG ini menyampaikan ucapan selamat. “Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, saya mengucapkan selamat menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada Pak Tahlis Gallang. Semoga beliau diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah berat ini.”

Ucapan dari Bupati yang juga Sekjen Apkasi ini cukup bermakna, mengingat luasnya jaringan dan pengaruh yang dimilikinya di kancah pemerintahan daerah se-Indonesia.

Dengan dilantiknya Tahlis Gallang, publik Sulawesi Utara kini menanti gebrakan. Seruan gubernur untuk “satu komando” dan “petarung” menjadi tolok ukur awal. Akankah birokrasi Sulut menjadi lebih gesit, sinergis, dan bebas dari ego sektoral? Semua mata kini tertuju pada Gedung Mapalus dan para pejabat yang baru dikonsolidasikan. Pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru perjalanan pemerintahan di Bumi Nyiur Melambai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *