Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Puskesmas Mubune Likupang Barat: Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Publik di 10 September 2026

298
×

Puskesmas Mubune Likupang Barat: Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Publik di 10 September 2026

Sebarkan artikel ini

Likupang, jendelasulut.com — Puskesmas Mubune di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berorientasi pada masyarakat. Pada Kamis, 10 September 2026, berbagai kegiatan dan pelayanan kesehatan dilaksanakan secara serentak, mencakup pelayanan dalam gedung, kegiatan lapangan, hingga edukasi kesehatan di sekolah dan desa.

Pelayanan Kesehatan dalam Gedung: Standar Pelayanan Tetap Prioritas

Sejak pagi, seluruh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Mubune mengawali aktivitas dengan apel pagi sebagai bentuk kedisiplinan dan penguatan koordinasi internal. Apel ini menjadi momentum untuk memastikan setiap petugas siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Setelah apel, berbagai layanan di dalam gedung Puskesmas berjalan seperti biasa, meliputi:

· Pelayanan Poli Umum, sebagai pintu masuk utama bagi pasien dengan berbagai keluhan kesehatan.

· Pelayanan Poli Gigi, yang melayani pemeriksaan, pengobatan, dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

· Pelayanan Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), fokus pada pemeriksaan kehamilan, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.

· Pelayanan Lansia, memberikan perhatian khusus bagi kelompok usia lanjut melalui pemeriksaan kesehatan berkala dan konsultasi gizi.

· Pelayanan Laboratorium, mendukung diagnosis penyakit melalui pemeriksaan sampel darah, urine, dan lainnya.

· Pelayanan UGD (Unit Gawat Darurat), siaga 24 jam untuk menangani kasus kegawatdaruratan.

· Farmasi, memastikan ketersediaan dan pelayanan obat yang aman dan tepat bagi pasien.

· Pelayanan Administrasi Kesehatan, melayani kebutuhan surat keterangan sehat, rujukan, dan administrasi lainnya.

Seluruh layanan tersebut dijalankan dengan mengedepankan motto “Melayani dengan SETIA” (Sepenuh Hati, Empati, Tanggung Jawab, Integritas, dan Andal), sebagaimana menjadi budaya kerja Puskesmas Mubune.

Posyandu ILP Desa Bahoi: Deteksi Dini dan Pemberdayaan Masyarakat

Di Desa Bahoi, kegiatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) dilaksanakan dengan melibatkan kader kesehatan dan masyarakat setempat. Posyandu ini tidak hanya melayani balita dan ibu hamil, tetapi juga remaja, dewasa, dan lansia dalam satu siklus hidup. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta penyuluhan gizi dan kebersihan diri menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Kehadiran Posyandu ILP diharapkan mampu mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif.

Penyuluhan HPV di SMP N 5 Likupang Barat: Lindungi Remaja dari Kanker Serviks

Sementara itu, di SMP Negeri 5 Likupang Barat, tim Puskesmas Mubune menggelar penyuluhan tentang HPV (Human Papillomavirus). Kegiatan ini menyasar para pelajar sebagai kelompok usia rentan terhadap infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks di kemudian hari. Materi penyuluhan meliputi pengertian HPV, cara penularan, pentingnya vaksinasi HPV, serta pola hidup sehat. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda akan pentingnya kesehatan reproduksi.

CKG Terintegrasi Deteksi TB Paru di Desa Serei: Kolaborasi Lawan Tuberkulosis

Di Desa Serei, dilaksanakan CKG (Cek Kesehatan Gratis) yang terintegrasi dengan deteksi TB Paru. Kegiatan ini merupakan upaya proaktif untuk menjaring kasus tuberkulosis di masyarakat, terutama pada kelompok berisiko. Warga yang datang tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum secara gratis, tetapi juga skrining gejala TB, pemeriksaan dahak bagi yang dicurigai, serta edukasi tentang pentingnya pengobatan tuntas dan pencegahan penularan. Integrasi ini menjadi langkah strategis dalam percepatan eliminasi TB di wilayah Likupang Barat.

Komitmen Puskesmas Mubune untuk Masyarakat

Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan kesehatan yang holistik dan terintegrasi. “Kami ingin memastikan bahwa setiap individu, dari balita hingga lansia, dari desa hingga sekolah, mendapatkan akses kesehatan yang setara dan berkualitas. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melayani dengan SETIA,” ujarnya.

Kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Dinkes Minut) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang terus mendorong penguatan layanan primer melalui Puskesmas.

Dengan sinergi antara pelayanan dalam gedung, kunjungan lapangan, edukasi sekolah, dan skrining penyakit menular, Puskesmas Mubune Likupang Barat membuktikan bahwa kesehatan adalah hak semua orang dan tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *