Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Sehat dari Dalam Gedung Sampai Desa: Puskesmas Mubune Likupang Barat Layani Warga Tanpa Henti

2
×

Sehat dari Dalam Gedung Sampai Desa: Puskesmas Mubune Likupang Barat Layani Warga Tanpa Henti

Sebarkan artikel ini

Likupang, jendelasulut.com — Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Puskesmas Mubune Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, kembali menunjukkan komitmennya melalui penyelenggaraan kegiatan pelayanan kesehatan menyeluruh. Kegiatan yang berlangsung pada hari ini, Selasa (15/9/2026), meliputi optimalisasi pelayanan di dalam gedung (intramural) serta pelayanan luar gedung (ekstramural) yang menyasar masyarakat hingga ke tingkat desa.

Optimalisasi Pelayanan Dalam Gedung

Sejak pagi hari, seluruh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Mubune telah melaksanakan Apel Pagi. Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan disiplin dan penyampaian arahan terkait target pelayanan hari itu, memastikan seluruh staf siap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Memasuki jam pelayanan, berbagai poli di Puskesmas Mubune beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan kesehatan warga. Pelayanan Poli Umum menjadi garda terdepan dalam penanganan keluhan kesehatan dasar dan konsultasi medis. Sementara itu, Pelayanan Poli Gigi memberikan perawatan odontologi, mulai dari pemeriksaan, penambalan, hingga pencabutan gigi yang aman dan nyaman.

Kesehatan ibu dan anak menjadi perhatian serius melalui Pelayanan Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Petugas memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan (ANC), imunisasi dasar lengkap, serta pemantauan tumbuh kembang balita guna mencegah stunting. Tidak hanya itu, Pelayanan Lansia juga menjadi fokus utama dengan memberikan skrining kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, serta penyuluhan gizi bagi para warga usia lanjut agar tetap produktif dan sehat di masa senja.

Untuk menunjang akurasi diagnosa, Pelayanan Laboratorium Puskesmas Mubune melayani berbagai pemeriksaan sampel darah, urin, dan lainnya sesuai rujukan dokter. Penanganan kegawatdaruratan juga tetap siaga 24 jam melalui Pelayanan UGD (Unit Gawat Darurat) yang didukung oleh tenaga medis terlatih dan Farmasi yang menyediakan ketersediaan obat-obatan esensial bagi pasien.

Tak luput dari perhatian, Pelayanan Administrasi Kesehatan berjalan tertib untuk memastikan pendataan pasien, pengurusan surat keterangan sehat, hingga administrasi rujukan BPJS berjalan lancar tanpa hambatan.

Sinergi Posyandu ILP di Desa Sonsilo

Sementara itu, di wilayah kerja luar gedung, tim Puskesmas Mubune turun langsung ke lapangan. Bertempat di Desa Sonsilo, digelar kegiatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer). Kegiatan ini merupakan bentuk transformasi layanan kesehatan primer yang mengintegrasikan berbagai siklus hidup, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia dalam satu wadah.

Dalam kegiatan Posyandu ILP ini, masyarakat Desa Sonsilo mendapatkan kemudahan akses untuk pemeriksaan kesehatan rutin, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi, serta penyuluhan kesehatan lingkungan. Kehadiran Posyandu ILP diharapkan dapat mendekatkan akses layanan kesehatan dan mendeteksi dini berbagai risiko penyakit di masyarakat.

Dukungan Program JGKWL Indonesia ASRI

Selain pelayanan medis, kegiatan ini juga sejalan dengan program JGKWL (Jaga Kesehatan, Gotong Royong, Kerja Bakti, Wujud Lingkungan) Indonesia ASRI. Melalui pendekatan ini, Puskesmas Mubune tidak hanya berfokus pada penyembuhan penyakit, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Sinergi antara pelayanan kesehatan dan pelestarian lingkungan menjadi kunci terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Komitmen Melayani dengan SETIA

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Puskesmas Mubune dalam memberikan pelayanan yang SETIA (Sigap, Empati, Tanggap, Ikhlas, dan Akuntabel). Diharapkan, melalui sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, derajat kesehatan di wilayah Likupang Barat dapat terus meningkat.

Editor: Rukminto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *