Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

33 Peserta Calon Utu Keke Minahasa Utara 2026 Ikuti Big Audition, Ini Pesan Pemerintah Daerah

571
×

33 Peserta Calon Utu Keke Minahasa Utara 2026 Ikuti Big Audition, Ini Pesan Pemerintah Daerah

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Sebanyak 33 peserta calon Utu Keke Minahasa Utara (Minut) 2026 resmi mengikuti tahapan Big Audition yang digelar pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam rangkaian proses pemilihan Utu Keke Minut 2026 yang bertujuan menjaring generasi muda terbaik untuk menjadi duta daerah.

Big Audition ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Tidak hanya sekadar ajang penilaian bakat, tahapan ini juga menjadi seleksi awal untuk menentukan siapa yang layak melanjutkan ke tahap berikutnya dalam pemilihan Utu Keke Minahasa Utara 2026.

Pesan Pemerintah Daerah untuk Calon Utu Keke

Mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Asisten III Pemkab Minut Jossy Kawengian menyampaikan pesan optimistis kepada seluruh peserta Big Audition. Menurutnya, Utu Keke tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan penampilan yang baik, tetapi juga harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

“Utu Keke ini nantinya menjadi mitra pemerintah Kabupaten Minut dalam menyerukan berbagai potensi budaya maupun pariwisata. Selain itu juga diharapkan bisa ikut menyuarakan pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan termasuk segala potensi yang ada di Minut ke mana saja kita pergi,” ujar Kawengian dengan nada tegas namun ramah.

Integritas, Kompetensi, dan Perilaku Jadi Penilaian Utama

Dalam kesempatan tersebut, Kawengian menegaskan bahwa proses penilaian calon Utu Keke Minahasa Utara 2026 tidak semata-mata berorientasi pada bakat yang dimiliki peserta. Lebih dari itu, aspek integritas, kompetensi, serta perilaku menjadi bagian penting yang harus dimiliki oleh setiap calon duta daerah.

“Tidak berguna jika kita pintar tapi perilaku tidak bagus. Integritas, kompetensi serta perilaku yang baik itu saling bersinergi bersama, sehingga benar-benar bisa menjadi panutan di mana saja nantinya berada,” jelasnya.

Kawengian menambahkan, Utu Keke yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa nama baik Minahasa Utara sekaligus menjadi representasi generasi muda yang memiliki kapasitas, karakter, dan kepedulian terhadap daerah.

Kepala Dinas Pariwisata: Tidak Ada Sesuatu yang Instan

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara, Jein Barantian. Ia menilai perilaku yang baik merupakan salah satu modal penting bagi seorang Utu Keke untuk menjadi teladan, baik bagi rekan-rekan, saudara, maupun masyarakat lainnya.

“Yang bersiap dengan baik pasti akan berhasil, karena tidak ada sesuatu yang instan,” kata Barantian.

Menurutnya, keberhasilan dalam setiap tahapan pemilihan Utu Keke Minut 2026 membutuhkan persiapan, proses, dan kesungguhan dari masing-masing peserta. Karena itu, para calon Utu Keke diharapkan dapat mengikuti seluruh proses dengan serius dan memberikan kemampuan terbaik.

Partisipasi Instansi dan Perusahaan

Sementara itu, panitia pelaksana melaporkan bahwa dari keseluruhan keikutsertaan dalam kegiatan Big Audition tersebut, terdapat 12 instansi yang tidak mengutus perwakilan. Sedangkan dua perusahaan mengutus perwakilan untuk mengikuti tahapan pemilihan Utu Keke Minut 2026.

Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dengan mengutus perwakilan, panitia memberikan sertifikat apresiasi. Pemberian tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus bukti bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta maupun institusi publik terus berjalan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Mempersiapkan Generasi Muda Duta Potensi Minahasa Utara

Keikutsertaan para peserta dalam Big Audition diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan figur terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang mampu memperkenalkan potensi Minahasa Utara ke kancah yang lebih luas.

Dengan bekal integritas, kompetensi, dan perilaku yang baik, Utu Keke nantinya diharapkan dapat mengambil peran dalam mempromosikan kekayaan budaya, pariwisata, serta berbagai potensi daerah. Tidak hanya itu, mereka juga diharapkan mampu menyuarakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Minahasa Utara.

Kegiatan Big Audition pemilihan Utu Keke Minahasa Utara 2026 tersebut turut dihadiri Asisten III Pemkab Minut Jossy Kawengian, Kepala Dinas Pariwisata Minut Jein Barantian, Ketua Aliansi Utu Keke Nina Kindangen, serta perwakilan OPD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *