Likupang, jendelasulut.com — Puskesmas Mubune di Kecamatan Likupang Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan menyeluruh kepada masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan rutin yang dilaksanakan pada hari ini, Selasa (21/9). Berbagai program pelayanan, baik di dalam gedung maupun di luar gedung, dijalankan secara simultan untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dari akses kesehatan.
Pelayanan Paripurna di Dalam Gedung
Sejak pagi hari, aktivitas di Puskesmas Mubune telah dimulai dengan Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh staf. Apel ini menjadi momentum pembinaan disiplin dan pengecekan kesiapan sarana prasarana sebelum melayani masyarakat.
Setelah apel, berbagai poli dan unit pelayanan langsung membuka layanan. Poli Umum menjadi garda terdepan dalam penanganan keluhan kesehatan umum dan rujukan. Sementara itu, Poli Gigi memberikan perawatan oral serta edukasi kebersihan mulut. Untuk kesehatan ibu dan anak, Poli KIA melayani pemeriksaan kehamilan, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang balita.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan melalui Pelayanan Lansia, di mana petugas melakukan skrining kesehatan dan pengobatan penyakit degeneratif. Guna menunjang penegakan diagnosis, Pelayanan Laboratorium melakukan berbagai pemeriksaan spesimen. Dalam situasi darurat, UGD siaga 24 jam untuk menangani pasien gawat darurat. Seluruh resep obat dari poli dilayani di unit Farmasi, dan administrasi pasien tercatat rapi di bagian Pelayanan Administrasi Kesehatan.
Jemput Bola ke Masyarakat: Posyandu dan Skrining TB
Tidak hanya berdiam di gedung, petugas Puskesmas Mubune juga aktif turun ke lapangan. Di Desa Paputungan, tim melaksanakan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer). Kegiatan ini mengintegrasikan berbagai layanan siklus hidup dalam satu pos, mulai dari penimbangan balita, penyuluhan gizi, hingga pemeriksaan kesehatan remaja dan dewasa, guna mendekatkan akses layanan ke dusun-dusun terpencil.
Sementara itu, di Desa Munte, tim medis melaksanakan CKG (Cek Kesehatan Gratis) Terintegrasi Pemeriksaan TB. Kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini penyakit Tuberkulosis di tengah masyarakat. Warga yang hadir mendapatkan pemeriksaan gejala dan tes dahak bagi yang memiliki indikasi, sebagai langkah preventif memutus mata rantai penularan TB di wilayah kerja puskesmas.
Sinergi Administrasi dan Jaminan Kesehatan
Kelancaran operasional puskesmas juga ditopang oleh kerja sama lintas sektor. Pada hari yang sama, staf administrasi puskesmas melakukan pengurusan berkas di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Hal ini terkait dengan pelaporan keuangan dan sinkronisasi data program kesehatan tingkat kabupaten.
Selain itu, guna memastikan perlindungan finansial bagi pasien, petugas juga melakukan Konsultasi Kepesertaan BPJS Non-Aktif di Mall Pelayanan Publik (MPP). Langkah ini diambil untuk membantu pasien yang mengalami kendala administrasi kepesertaan, sehingga mereka dapat kembali mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Puskesmas Mubune menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan yang SETIA (Senyum, Empati, Tanggap, Ikhlas, dan Amanah), mendukung visi Dinas Kesehatan Minahasa Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. ***