Airmadidi, jendelasulut.com — Suasana Atrium Kantor Bupati Minahasa Utara berubah semarak pada Kamis, 15 Oktober 2026. Puluhan anak muda berbakat dari berbagai penjuru Tanah Tonsea berkumpul bukan sekadar untuk berlaga, tetapi untuk menegaskan komitmen sebagai calon duta pariwisata dan budaya. Dalam balutan acara Sashing Ceremony dan Talent Show Pemilihan Keke-Utu Minahasa Utara 2026, 13 pasang finalis resmi diperkenalkan ke hadapan publik.
Bukan Sekadar Kontes Kecantikan
Kehadiran Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dalam acara tersebut memberikan bobot tersendiri. Di hadapan para finalis, orang tua, dan para suporter, Bupati Joune menegaskan bahwa ajang Keke-Utu bukanlah kompetisi penampilan semata.
“Yang kami lihat bukan hanya kecantikan atau ketampanan. Mereka harus memiliki kemampuan intelektual, kepribadian, dan perilaku yang baik,” tegas Joune Ganda.
Ia menekankan tiga aspek fundamental yang menjadi tolok ukur penilaian: brain, beauty, dan behavior. Menurutnya, tiga hal inilah yang akan membentuk generasi muda Minahasa Utara yang tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga matang secara karakter dan intelektualitas.
Prosesi Sashing: Simbol Tanggung Jawab
Sashing Ceremony menjadi momen puncak dalam tahapan pra-karantina. Prosesi penyematan selempang kepada setiap finalis bukanlah sekadar formalitas, melainkan simbol pengukuhan dan pengakuan terhadap peran mereka sebagai representasi daerah. Selempang yang tersemat di dada masing-masing finalis menandai dimulainya perjalanan menuju malam puncak, sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang mereka emban: membawa nama baik Kabupaten Minahasa Utara ke panggung yang lebih luas.
Etalase Bakat Generasi Muda
Setelah prosesi sashing, panggung berganti menjadi arena Talent Show. Di sinilah para finalis menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Mulai dari seni tari, vokal, hingga berbagai kemampuan unik lainnya, setiap peserta berupaya menampilkan potensi terbaiknya. Ajang tahunan ini memang telah lama menjadi etalase bagi para duta muda Minahasa Utara untuk menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memiliki wajah yang representatif, tetapi juga talenta yang mumpuni.
Menuju Malam Puncak
Setelah melewati Sashing Ceremony dan Talent Show, perjalanan para finalis masih panjang. Sesuai jadwal yang dirilis panitia, 13 pasang finalis akan menjalani masa karantina mulai 22 Oktober 2026. Rangkaian acara kemudian berlanjut ke Grand Final yang dijadwalkan pada 23 dan 24 Oktober 2026, dengan puncak pemilihan berlangsung di Sutanraja Convention.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan bahwa perhatian terhadap para finalis tidak berhenti setelah kompetisi usai. Para pemenang dan runner-up akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas generasi muda. Melalui ajang ini, Pemkab Minut berharap lahir figur-figur muda yang tidak hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi juga siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Minahasa Utara.