Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNasional

Bupati Joune Ganda Siap Serap Ilmu di Orientasi Kepemimpinan Akmil, Wujudkan Minut Maju

1301
×

Bupati Joune Ganda Siap Serap Ilmu di Orientasi Kepemimpinan Akmil, Wujudkan Minut Maju

Sebarkan artikel ini

JendelaSulut com, Nasional — Sebanyak 450 kepala daerah dari seluruh Indonesia mengikuti orientasi kepemimpinan yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Semarang, Jawa Tengah. Orientasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan para kepala daerah dalam menghadapi berbagai tantangan di era global. Sabtu, (22/2/2025)

Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune J.E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan orientasi dan menyerap ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan daerahnya.

“Saya sangat antusias mengikuti orientasi ini. Saya yakin banyak ilmu dan pengalaman yang bisa saya dapatkan di sini untuk diterapkan di Minut,” ungkap Bupati Joune.

Orientasi kepemimpinan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 22 hingga 24 Februari 2025. Selama kegiatan, para kepala daerah akan mendapatkan materi tentang kepemimpinan, manajemen pemerintahan, strategi pembangunan daerah, dan berbagai isu terkini yang dihadapi oleh Indonesia.

Selain itu, para kepala daerah juga akan melakukan studi banding ke beberapa instansi pemerintah dan swasta di Semarang untuk melihat langsung praktik baik dalam bidang pemerintahan dan pembangunan.

Hari Kedua Orientasi Akan Membahas Materi-Materi sebagai berikut:

1. Menteri Dalam Negeri akan membuka secara resmi orientasi dengan membahas Kebijakan kepemimpinan daerah dan arah pembangunan nasional.

2. Kepala BPSDM Kemendagri akan memberikan arahan mengenai program dan tujuan pembelajaran, meliputi Kurikulum dan metode pelatihan, serta sistem evaluasi pembelajaran.

3. Gubernur Lemhannas akan menyampaikan ceramah geopolitik dan wawasan global, dengan fokus pada Tantangan geopolitik Indonesia, strategi keamanan nasional, serta peran daerah dalam geopolitik global.

4. Menteri Pertahanan dan Lemhannas akan membahas mengenai Sistem pertahanan negara, meliputi Kebijakan pertahanan nasional, kesiapsiagaan daerah dalam mendukung pertahanan negara, serta ancaman non-militer.

Diharapkan, melalui orientasi ini, para kepala daerah dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas kepemimpinannya sehingga dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *