Jendelasulut.com, Manado — Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado mengerahkan Tim Siaga Bencana untuk membantu warga yang terdampak banjir di Kota Manado. Satuan Tugas (Satgas) ini dikerahkan menyusul hujan deras yang mengguyur Kota Manado sejak Jumat (21/3) malam.
Evakuasi warga dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk di daerah Ternate Tanjung Kelurahan Singkil, yang terendam banjir setinggi 1 hingga 3 meter. Operasi evakuasi berlangsung sejak pukul 21.00 WITA hingga larut malam.
Danlantamal VIII Manado, Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, CHRMP, menegaskan kesiapsiagaan seluruh personil dan peralatan Lantamal VIII untuk memberikan dukungan dan bantuan dalam menghadapi bencana.
“Prajurit Lantamal VIII selalu mendukung pelaksanaan tugas dan operasi SAR tim Satgas bencana banjir kapan saja dan di mana saja,” ujar Danlantamal VIII.
Asops Lantamal VIII Manado Kolonel Laut (P) Mohamad Noordin Mutaqien, S.E.,M.Tr.Opsla, menjelaskan bahwa sebanyak 85 personel Tim Satgas Bencana Alam Lantamal VIII dikerahkan dalam operasi SAR ini, dilengkapi dengan 4 unit truk, 3 unit perahu karet, dan 1 mobil ambulance.
Tim SAR tersebut membantu evakuasi warga di sejumlah lokasi terdampak banjir, termasuk di Ternate Tanjung Kelurahan Singkil.
Hingga kini, sejumlah warga yang terjebak banjir telah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.