Jendelasulut.com, Minut — Hujan deras yang mengguyur Kota Manado sejak Jumat (21/3) malam mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk di Ternate Tanjung Kelurahan Singkil. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 1 hingga 3 meter, menyebabkan warga terisolasi dan kesulitan akses.
Menanggapi situasi darurat ini, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado langsung mengerahkan Tim Siaga Bencana untuk membantu warga yang terdampak. Satuan Tugas (Satgas) ini dikerahkan sejak Jumat malam, pukul 21.00 WITA, dan terus melakukan evakuasi hingga Minggu (23/3) dini hari pukul 02.30 WITA.
Operasi evakuasi dilakukan di sejumlah titik terdampak banjir, termasuk di Ternate Tanjung, dengan menggunakan 4 unit truk, 3 unit perahu karet, dan 1 mobil ambulance. Sebanyak 85 personel Tim Satgas Bencana Alam Lantamal VIII dikerahkan dalam operasi ini.
“Prajurit Lantamal VIII selalu mendukung pelaksanaan tugas dan operasi SAR tim Satgas bencana banjir kapan saja dan di mana saja,” tegas Danlantamal VIII Manado, Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, CHRMP.
Semua Warga Berhasil Dievakuasi
Berkat kerja keras Tim Siaga Bencana Lantamal VIII, semua warga yang terisolasi di Ternate Tanjung berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.
“Puji Tuhan, semua warga di Ternate Tanjung sudah dievakuasi dan ditempatkan di tempat yang aman,” ujar salah satu personel Tim Siaga Bencana Lantamal VIII.
Lantamal VIII Siap Bantu Warga Terdampak Banjir
Lantamal VIII Manado menyatakan kesiapsiagaan penuh dalam membantu warga yang terdampak banjir di Kota Manado. Selain evakuasi, Lantamal VIII juga siap memberikan bantuan logistik dan medis bagi warga yang membutuhkan.
“Kami akan terus memantau kondisi terkini dan siap membantu warga yang terdampak banjir di Kota Manado,” ujar Danlantamal VIII.