Manado, jendelasulut.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Julius Selvanus, S.E., memimpin delegasi daerah dalam Sarasehan Kebangsaan bertajuk “Perubahan Geopolitik Dunia dalam Peluang Menuju Indonesia Raya” di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta. Selasa, (20/5/2025). Delegasi tersebut turut melibatkan Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Suhardi; Kapolda Sulut, Irjen. Pol. Roycke Harry Langie; dan seluruh Bupati/Walikota se-Sulawesi Utara.
Sarasehan tingkat nasional ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci pemerintahan, termasuk Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto; Ketua Dewan Pengarah BPIP, Prof. Dr. (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri; Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani; Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si; Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si; dan Jaksa Agung RI, Dr. ST. Burhanuddin, SH., MH. Kehadiran mereka menekankan pentingnya penguatan Pancasila dalam menghadapi tantangan global. Acara ini merupakan kolaborasi BPIP, MPR RI, dan Center for Geopolitics and Geostrategy Studies Indonesia.
Fokus utama sarasehan adalah membahas implikasi perubahan geopolitik global terhadap Indonesia. Para pemimpin daerah, pejabat pemerintahan, dan ahli bertukar pikiran mengenai peluang dan tantangan bagi Indonesia dalam dinamika internasional yang kompleks. Diskusi difokuskan pada strategi Indonesia untuk memperkuat posisi internasional dan kontribusi daerah, termasuk Sulawesi Utara, dalam pembangunan nasional.
Partisipasi aktif Gubernur Sulut dan Forkopimda Sulut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung upaya pemerintah pusat. Mereka berbagi pengalaman dan perspektif dari daerah, serta menyerap informasi dan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.
Sarasehan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat ketahanan nasional dan kemajuan Indonesia. Kehadiran delegasi Sulawesi Utara menyimbolkan kesatuan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan global. Laporan lengkap hasil dan rekomendasi sarasehan akan segera dipublikasikan.