Minut, jendelasulut.com — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dr. Stela Safitri, M.Kes, menunjukkan respon cepat dan sigap dalam menangani kebutuhan donor darah mendesak untuk seorang pasien, Ibu Like Pangemanan (65 tahun). Ibu Like yang dirawat di IGD Rumah Sakit Tonsea Airmadi pada Rabu (4/5), membutuhkan transfusi darah segera.
Informasi mengenai kondisi kritis Ibu Like yang membutuhkan darah tipe A+ tersebar melalui media sosial. Postingan tersebut langsung mendapat perhatian dr. Harold yang kemudian langsung menghubungi pihak Dinas Kesehatan Minut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kadar hemoglobin (Hb) Ibu Like hanya tersisa 8, sehingga membutuhkan setidaknya 3 kantong darah A+ untuk menyelamatkan nyawanya.
Dengan sigap, dr. Stela Safitri dan tim Dinas Kesehatan Minut langsung berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Tonsea Airmadi dan jaringan donor darah untuk memenuhi kebutuhan mendesak tersebut. Kecepatan dan efisiensi respons ini menunjukkan komitmen nyata Dinas Kesehatan Minut dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kecepatan dan kepedulian dr. Stela Safitri dan tim Dinas Kesehatan Minut dalam menanggapi kebutuhan donor darah untuk Ibu Like,” ungkap dr. Harold, yang turut membantu proses penggalangan donor darah. “Respon cepat ini telah menyelamatkan nyawa Ibu Like, dan ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dan kepedulian dapat menghasilkan dampak yang luar biasa.”
Kasus ini menyoroti pentingnya peran media sosial dalam menyampaikan informasi kesehatan darurat dan sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi yang efektif antar instansi dalam menangani situasi gawat darurat medis. Keberhasilan penggalangan donor darah untuk Ibu Like juga menjadi bukti nyata kepekaan dan kesigapan Dinas Kesehatan Minut dalam melayani masyarakat.
Pihak Dinas Kesehatan Minut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membantu pengadaan darah untuk Ibu Like, khususnya para pendonor yang telah menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya. Kejadian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, mengingat ketersediaan darah yang cukup selalu menjadi kebutuhan vital dalam sistem kesehatan.