Scroll untuk baca artikel
ManadoNews

KODAERAL VIII Turun Tangan Evakuasi Korban Jet Ski di Teluk Manado, Dua Pemuda Ditemukan Meninggal Dunia

97
×

KODAERAL VIII Turun Tangan Evakuasi Korban Jet Ski di Teluk Manado, Dua Pemuda Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Suasana duka menyelimuti perairan Teluk Manado setelah dua pemuda ditemukan meninggal dunia akibat insiden saat bermain jet ski. Tim SAR gabungan dari Komando Daerah Angkatan Laut Manado (KODAERAL) VIII, Basarnas, Polairud Polda Sulut, TNI, Bakamla, dan potensi SAR lainnya telah melakukan evakuasi terhadap kedua korban.

Insiden tragis ini terjadi pada hari Senin (3/11/2025) sore, namun kedua korban baru ditemukan pada hari Selasa (4/11/2025). Kedua pemuda tersebut adalah Ridwan Tola (25), warga Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado, dan Wandi Haikal (19), warga Desa Rendingan, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menurut keterangan Kadispen (KODAERAL) VIII Manado, Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung SH, Ridwan ditemukan pada pukul 09.30 WITA, sementara Haikal ditemukan pada pukul 11.40 WITA. Kedua korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif sejak laporan kejadian diterima.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi ketika ketiga pemuda tersebut bermain jet ski di perairan Teluk Manado. Salah seorang saksi mata, Bayu Malonda (21), warga Kotamobagu, menuturkan bahwa jet ski yang dikendarai para korban sempat dihantam ombak tinggi sebanyak dua kali. Akibatnya, ketiga korban terlempar dari jet ski.

“Pertama dua orang, setelah itu balik lagi sudah bertiga. Nah, mereka sempat terlempar. Pertama, masih sempat naik lagi ke jet ski, pas kedua itu yang dua tenggelam,” ujar Bayu, yang saat itu sedang menikmati pemandangan matahari terbenam bersama temannya, Raditya.

Bayu menambahkan, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Ia dan Raditya sempat melihat para korban bermain jet ski sebelum akhirnya menyaksikan insiden tersebut.

Upaya Penyelamatan dan Evakuasi

Setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Upaya pencarian dan penyelamatan dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Koaderal VIII Manado, Basarnas, Polairud Polda Sulut, TNI, Bakamla, dan potensi SAR lainnya.

Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, tim SAR akhirnya berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pesan untuk Masyarakat

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para wisatawan yang ingin menikmati aktivitas air di perairan Teluk Manado, untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung sangat dianjurkan, dan penting untuk memperhatikan kondisi cuaca serta ombak sebelum beraktivitas di laut.

Komando Daerah Angkatan Laut Manado (KODAERAL) VIII Manado mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian atau potensi bahaya di laut kepada pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *