Jendelasulut.com — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri kembali menggelar acara bergengsi Presentasi Kepala Daerah Innovative Government Award (IGA) 2025. Hari kedua acara ini difokuskan pada kategori daerah perbatasan dan daerah Papua, menampilkan inovasi-inovasi yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di seluruh Indonesia.
Acara yang berlangsung pada hari ini Rabu, 5 November 2025, di Ruang Aula BSKDN Kemendagri, dimulai pukul 08:00 WIB hingga selesai. Sesi ini menghadirkan sejumlah kepala daerah dari wilayah daerah perbatasan dan daerah papua, yang berkesempatan memaparkan inovasi-inovasi unggulan yang telah mereka implementasikan di daerah masing-masing.
Dari kategori daerah, hadir Bupati Minahasa Utara Joune J. E. Ganda, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji, Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani, Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi, dan Bupati Bintan Roby Kurniawan. Sementara itu, dari kategori daerah Papua, tampil Bupati Kaimana Hasan Achmad Aituarauw, Bupati Mimika Johannes Rettob, dan Bupati Sorong Johny Kamuru.
Para kepala daerah ini akan mempresentasikan berbagai inovasi yang telah membawa perubahan positif di daerah mereka, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal, hingga pelestarian lingkungan. Diharapkan, presentasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif mengenai upaya-upaya inovatif yang telah dilakukan, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa.
Acara ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube BSKDN Kemendagri, sehingga masyarakat luas dapat menyaksikan dan mengikuti perkembangan inovasi di daerah-daerah tersebut. Masyarakat juga dapat berinteraksi dan memberikan komentar melalui media sosial BSKDN Kemendagri dengan akun @BSDKNKemendagri.
Presentasi Kepala Daerah IGA 2025 ini merupakan bagian dari upaya BSKDN Kemendagri untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan adanya ajang ini, diharapkan semakin banyak daerah yang termotivasi untuk berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.