MINUT, JENDELASULUT.COM — Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes Minut) dalam menyediakan layanan kesehatan yang merata dan bermutu kembali diwujudkan oleh Puskesmas Mubune, Likupang Barat. Pada hari Rabu, 14 Januari 2026, dua bentuk pelayanan berjalan simultan: penguatan layanan dasar di pelosok desa dan pengoptimalan fasilitas di pusat kesehatan.
1. Posyandu ILP Desa Sonsilo: Hadir di Tengah Masyarakat
Tim kesehatan Puskesmas Mubune melakukan perjalanan ke Desa Sonsilo untuk menyelenggarakan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) tingkat Intervensi Lanjutan Pemulihan (ILP). Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi MPHC (Mobile Public Health Center) atau Puskesmas Keliling yang aktif menjangkau daerah yang membutuhkan.
Di Posyandu ILP Desa Sonsilo, fokus layanan diberikan pada:
· Pemantauan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak: Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita guna mencegah stunting.
· Imunisasi Lengkap: Melindungi generasi penerus dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
· Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil (Bumil): Pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan konseling kesehatan untuk menjamin keselamatan ibu dan janin.
· Edukasi Kesehatan Keluarga: Penyuluhan tentang pola asuh, gizi seimbang, sanitasi, dan pencegahan penyakit.
Kehadiran Posyandu ILP ini sangat disambut antusias warga. “Pelayanan seperti ini sangat membantu kami yang tinggal jauh dari pusat pelayanan. Anak-anak bisa tetap terpantau kesehatannya tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” ungkap salah seorang ibu yang hadir.
2. Pelayanan Kesehatan dalam Gedung: Komprehensif dan Optimal
Sementara itu, di gedung Puskesmas Mubune sendiri, seluruh unit pelayanan beroperasi penuh dengan mengedepankan prinsip #MelayanidenganSETIA (Sigap, Empati, Tulus, Informatif, dan Akuntabel). Masyarakat yang datang dilayani dengan prosedur yang jelas dan ramah.
Layanan yang tersedia meliputi:
· Pendaftaran dan Triase: Pengelompokan pasien berdasarkan tingkat kedaruratan.
· Konsultasi dan Pengobatan Umum: Oleh tenaga medis dokter dan perawat.
· Pelayanan KIA-KB: Konseling dan layanan kesehatan ibu, anak, serta keluarga berencana.
· Pemeriksaan Penunjang: Seperti laboratorium sederhana.
· Pengobatan dan Apotek: Penyerahan obat disertai edukasi penggunaan yang benar.
· Pencatatan dan Pelaporan: Untuk memastikan setiap pasien terdata dalam sistem kesehatan terpadu.
Komitmen Berkelanjutan untuk Kesehatan Masyarakat
Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, menyatakan, kegiatan ganda ini mencerminkan visi Puskesmas sebagai ujung tombak kesehatan yang adaptif. “Kami tidak hanya menunggu warga datang, tetapi juga aktif mendatangi mereka di desa-desa. Di sisi lain, kami terus tingkatkan kualitas layanan di dalam gedung untuk kenyamanan dan kepuasan masyarakat,” jelasnya.
Dinas Kesehatan Minut mendukung penuh inisiatif ini sebagai wujud nyata dari program #PemkabMinut dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Upaya seperti Posyandu ILP dan optimalisasi layanan puskesmas diharapkan dapat mendekatkan akses kesehatan, mendeteksi dini masalah kesehatan, dan pada akhirnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa Utara.
Dengan semangat #MelayanidenganSETIA, Puskesmas Mubune bersama Dinkes Minut bertekad untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, menjangkau yang terjauh, dan mengutamakan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat.