Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Puskesmas Mubune Gelar Gebyar Layanan Kesehatan, Tegaskan Komitmen Perangi Stunting dan Dukung Gerakan ASRI

189
×

Puskesmas Mubune Gelar Gebyar Layanan Kesehatan, Tegaskan Komitmen Perangi Stunting dan Dukung Gerakan ASRI

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, menggelar serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di dalam gedung puskesmas dan di wilayah binaan ini mendapat perhatian publik karena menggabungkan pelayanan dasar, penguatan posyandu, komitmen politik penurunan stunting, serta aksi nyata mendukung gerakan lingkungan sehat yang dicanangkan pemerintah pusat.

Suasana hangat dan penuh semangat terlihat di lingkungan Puskesmas Mubune sejak pagi. Masyarakat berbondong-bondong datang untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen puskesmas dalam memberikan akses kesehatan prima kepada seluruh warga Likupang Barat.

✅ Pelayanan Kesehatan dalam Gedung yang Responsif

Di dalam gedung Puskesmas Mubune, petugas kesehatan tampak sigap melayani puluhan pasien. Berbagai jenis layanan diberikan, mulai dari pemeriksaan umum, pengobatan penyakit ringan, pelayanan imunisasi anak, hingga penyuluhan kesehatan perorangan. Masyarakat menyambut antusias layanan ini karena memudahkan mereka mendapatkan perawatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota .

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dan terjangkau. Hari ini kita buka semua poli, kita pastikan tidak ada hambatan bagi warga yang ingin berobat,” ujar Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Carolina, di sela-sela kegiatan .

✅ Posyandu ILP di Desa Bahoi: Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat

Tak hanya di puskesmas, jangkauan layanan juga diperluas hingga ke Desa Bahoi melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Program ini dirancang untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar hingga ke tingkat desa. Di posyandu tersebut, para kader bekerja sama dengan tenaga kesehatan melakukan pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan ibu hamil, serta memberikan edukasi gizi kepada keluarga.

“Dengan ILP, kita tidak hanya menimbang berat badan anak, tapi juga memastikan ada intervensi dini jika ditemukan masalah kesehatan. Ini adalah benteng pertama kita dalam menciptakan generasi sehat,” jelas salah seorang petugas gizi yang mendampingi jalannya posyandu.

✅ Momen Penting: Deklarasi Komitmen Pencegahan dan Penurunan Stunting

Puncak acara diisi dengan deklarasi komitmen bersama untuk pencegahan dan penurunan stunting. Kegiatan ini menjadi sorotan utama karena melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa. Deklarasi ini merupakan respons atas instruksi nasional yang menargetkan penurunan drastis angka stunting sepanjang tahun 2026 .

Dalam deklarasi tersebut, para peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah desa, kader PKK, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta tenaga kesehatan berikrar untuk bersinergi mengatasi masalah stunting. Fokusnya tidak hanya pada intervensi gizi spesifik, tetapi juga pada faktor sensitif seperti pola asuh, sanitasi lingkungan, dan pencegahan pernikahan dini .

“Masalah stunting ini besar, usahanya juga harus besar. Kolaborasi lintas sektor adalah kuncinya. Dengan deklarasi ini, kami perkuat komitmen dari tingkat desa hingga kecamatan untuk bergerak bersama,” tegas dr. Carolina, menekankan pentingnya kerja sama .

✅ Menggelorakan Gerakan Indonesia ASRI di Lingkungan Puskesmas

Tak ketinggalan, semangat kebersamaan juga diwujudkan dalam aksi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Gerakan yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan sehat .

Di lingkungan Puskesmas Mubune, seluruh staf dan pengunjung terlibat dalam aksi bersih-bersih massal. Mereka membersihkan halaman, selokan, dan area parkir puskesmas. Aksi ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan bentuk nyata dukungan institusi kesehatan terhadap program prioritas nasional.

“Gerakan ASRI ini adalah instruksi pusat yang harus kita jalankan. Lingkungan yang resik dan indah akan mendukung terciptanya masyarakat yang sehat. Ini wujud sinergi kami dengan program pemerintah,” tambah dr. Diana.

Dengan rangkaian kegiatan yang padat dan bermakna ini, Puskesmas Mubune berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan serta menjadi penggerak utama dalam mewujudkan masyarakat Likupang Barat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *