Scroll untuk baca artikel
ManadoMinahasa UtaraNews

Apel Gelar Pasukan Ketupat Samrat 2026 di Polres Minut: Bupati Joune Ganda Beri Dukungan Penuh Pengamanan Lebaran

815
×

Apel Gelar Pasukan Ketupat Samrat 2026 di Polres Minut: Bupati Joune Ganda Beri Dukungan Penuh Pengamanan Lebaran

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2026. Apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Polres Minahasa Utara ini menjadi momentum penting untuk mengecek kesiapan personel dan peralatan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan merayakan Idulfitri.

Tampak mendampingi Bupati, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan tingginya komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menyukseskan Operasi Ketupat Samrat 2026.

✅ Apresiasi dan Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, serta para pemangku kepentingan lainnya yang telah bersinergi dalam upaya pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang Idulfitri.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Minahasa Utara, saya mengapresiasi dan mendukung penuh terhadap upaya pengamanan dan pelayanan masyarakat oleh TNI, POLRI, Satpol PP, Dishub, Basarnas dan stakeholder lainnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H,” ujar Bupati di hadapan ratusan personel yang mengikuti apel.

Bupati menegaskan bahwa kehadiran negara melalui personel gabungan ini sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan kemenangan dengan tenang dan nyaman. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan.

✅ Operasi Ketupat Samrat 2026: Kesiapsiagaan di Tingkat Provinsi

Apel gelar pasukan di Minahasa Utara ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang dicanangkan secara serentak di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Sehari sebelumnya, Polda Sulawesi Utara juga menggelar apel serupa di Manado yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, didampingi Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus .

Operasi Ketupat Samrat 2026 direncanakan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 . Di tingkat Provinsi Sulawesi Utara, sebanyak 623 personel Polri disiagakan untuk mengamankan jalannya arus mudik dan perayaan Idulfitri. Selain itu, telah disiapkan total 80 pos yang tersebar di titik-titik strategis, terdiri dari 48 Pos Pengamanan, 18 Pos Pelayanan, dan 14 Pos Terpadu .

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan bahwa operasi ini merupakan operasi terpusat yang melibatkan berbagai instansi. “Intinya kita memberikan pelayanan supaya mudik aman, keluarga bahagia. Itu adalah arahan utama dari Bapak Kapolri,” ujarnya usai apel di Manado .

✅ Target Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat

Operasi Ketupat Samrat 2026 tidak hanya fokus pada pengamanan tempat ibadah, tetapi juga mencakup pengamanan jalur mudik baik darat, laut, maupun udara. Kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang juga menjadi perhatian khusus, termasuk pusat perbelanjaan dan permukiman warga yang ditinggalkan saat mudik .

Di samping pengamanan fisik, aparat juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras, senjata tajam, petasan, hingga narkoba untuk memastikan situasi tetap kondusif selama perayaan Idulfitri .

Sementara itu, berdasarkan data dari Operasi Keselamatan Samrat 2026 yang digelar Polres Minahasa pada awal Februari lalu, angka kecelakaan di Sulawesi Utara periode Oktober hingga Desember 2025 tercatat mencapai 619 kasus dengan korban meninggal dunia 71 jiwa dan kerugian material lebih dari Rp1,3 miliar . Data ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan selama arus mudik Lebaran.

✅ Sinergi Lintas Sektoral Kunci Keberhasilan

Bupati Joune Ganda dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pengamanan Idulfitri bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama. “Kehadiran TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Basarnas, dan stakeholder lainnya dalam satu barisan hari ini membuktikan bahwa kita solid dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi simbol dimulainya operasi secara resmi di wilayah hukum Polres Minahasa Utara. Seluruh personel yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas dengan humanis, profesional, dan mengedepankan pendekatan preventif.

Masyarakat Minahasa Utara pun diimbau untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta mematuhi imbauan petugas selama arus mudik dan balik Lebaran. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, perayaan Idulfitri 1447 H di Minahasa Utara diharapkan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *