MINUT, JENDELASULUT.COM — Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah mulai terasa di jajaran pemerintahan dan legislatif di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara, Roy Salmon Pitoy, S.H., menyampaikan ucapan selamat hari raya serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh konstituen dan masyarakat luas.
Dalam keterangannya yang diterima redaksi jendelasulut.com, politisi yang duduk di kursi DPRD Minut ini menyampaikan pesan penuh ketulusan menyambut hari kemenangan umat Islam tersebut.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Roy Salmon Pitoy, yang akrab disapa RSP.
Pernyataan serupa juga mengalir dari pimpinan tertinggi partai pengusungnya. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dr. H. A. Muhaimin Iskandar, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Cak Imin, juga menyampaikan ucapan serupa untuk seluruh kader dan masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam rilis yang beredar, Cak Imin menegaskan bahwa momen Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk kembali menyucikan jiwa dan mempererat tali silaturahmi antar sesama anak bangsa.
“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan kita semua diberikan kekuatan untuk terus menjaga persatuan serta kebersamaan,” demikian pesan dari Ketua Umum DPP PKB tersebut.
Ucapan yang disampaikan secara beriringan oleh kader partai dari tingkat pusat hingga daerah ini menunjukkan komitmen Partai Kebangkitan Bangsa dalam menjaga hubungan harmonis antara legislator dan masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Minahasa Utara.
Roy Salmon Pitoy yang saat ini aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat Minut melalui fraksi PKB berharap agar momen Idul Fitri menjadi titik balik untuk meningkatkan semangat kerja dan pengabdian kepada daerah.
“Semoga di hari yang fitri ini, kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan. Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang saling memaafkan demi kemajuan Minahasa Utara yang kita cintai,” tutupnya. (*)