Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Setelah Raih UHC Award 2025, Minahasa Utara Gelar Rapat Kunci untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di 2026

370
×

Setelah Raih UHC Award 2025, Minahasa Utara Gelar Rapat Kunci untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di 2026

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menorehkan prestasi gemilang di sektor kesehatan. Pemerintah daerah ini resmi meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2025 kategori Madya – sebuah pengakuan atas keberhasilan dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi hampir seluruh masyarakatnya. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara khusus yang diadakan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2026 lalu, sebagai pengakuan atas capaian yang diraih pada tahun 2025.

Pencapaian ini bukan sekadar seremonial. Di balik penghargaan tersebut, terungkap fakta mengejutkan bahwa Kabupaten Minahasa Utara kini telah berhasil mengcover 99 persen total penduduknya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Artinya, hampir tidak ada lagi warga Minut yang tidak memiliki akses terhadap jaminan kesehatan, sebuah loncatan besar yang menjadi sorotan publik karena menempatkan Minut sebagai salah satu daerah dengan cakupan kesehatan universal tertinggi di wilayah Sulawesi Utara.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rangkaian rapat koordinasi intensif yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara pada Rabu, 1 April 2026. Dua agenda penting berlangsung di hari yang sama, menunjukkan keseriusan jajaran pemerintah daerah dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan pasca-penerimaan penghargaan.

✅ Dua Rapat Kunci: Sinergi dan Peningkatan Layanan

Pada pukul 09.00 WITA, digelar Rapat Forum Komunikasi yang fokus membahas Implementasi Strategi Pencapaian Universal Coverage (UHC) Tingkat Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2026. Rapat ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan peta jalan agar cakupan 99 persen tersebut tidak hanya bertahan, tetapi juga merata kualitasnya.

Tiga jam berselang, tepat pukul 12.00 WITA, dilaksanakan Rapat Koordinasi Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan Tahun 2026. Forum ini menjadi penting karena menyangkut kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh mitra fasilitas kesehatan, baik rumah sakit negeri maupun swasta di wilayah Minut.

Rapat koordinasi yang berlangsung dinamis tersebut dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama di bidang kesehatan daerah. Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado, drg. Betsy Roeroe, yang memberikan masukan terkait kepesertaan dan pelayanan. Hadir pula Ketua Komisi III DPRD Minahasa Utara, Denny Kamlon Lolong, yang memastikan dukungan legislatif terhadap kebijakan eksekutif.

Dunia layanan kesehatan juga diwakili oleh Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sulawesi Utara, Dr. dr. Jimmy Panelewen; Direktur Utama Rumah Sakit Centra Medika, Ivan Wijaya Widiatomo; serta Direktur RSUD Walanda Maramis, dr. Allain Beyah. Tak ketinggalan, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kepala Dinas Kesehatan Allan Mingkid, Kepala Dinas Sosial Arnolus Wolayan, Kepala Badan Keuangan Carla Sigarlaki, dan Kepala BKPSDM Yohanes Katuuk turut menyemarakkan forum tersebut.

✅ Fokus Utama: Layanan Prima di Rumah Sakit

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling (mewakili Bupati), menghasilkan sejumlah kesimpulan krusial. Dalam arahannya, Sekda Wowiling menekankan bahwa setelah berhasil mencapai cakupan kepesertaan yang luar biasa, kini saatnya fokus bergeser pada peningkatan kualitas layanan.

“Kebijakan kita menekankan bahwa seluruh warga Minut wajib mendapatkan perlindungan kesehatan tanpa terkecuali. Namun, perlindungan tidak cukup hanya sebatas memiliki kartu JKN. Masyarakat harus merasakan manfaatnya melalui layanan yang bermutu,” tegas Ir. Novly Wowiling di hadapan para peserta rapat.

Salah satu poin utama yang menjadi penekanan dalam rapat tersebut adalah tuntutan terhadap rumah sakit, baik RSUD maupun swasta, untuk memberikan pelayanan prima atau layanan terbaik kepada masyarakat. Standar pelayanan yang cepat, nyaman, dan bermutu menjadi target bersama, mengingat rumah sakit adalah garda terdepan dalam implementasi UHC.

“Rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan prima. Tidak boleh ada lagi keluhan tentang birokrasi yang berbelit atau perbedaan layanan antara pasien umum dan pasien JKN. Semua harus setara dan terbaik,” tambah Sekda Wowiling, disambut dengan kesepakatan dari para direktur rumah sakit yang hadir.

✅ Target Mempertahankan Prestasi

Di akhir rapat, Sekda Ir. Novly Wowiling menyampaikan komitmen besar Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Meski baru saja menerima penghargaan UHC Award 2025, pemerintah daerah tidak berpuas diri. Targetnya jelas: mempertahankan dan bahkan meraih kembali penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards pada tahun yang sama, dengan peningkatan kategori.

“Penghargaan ini adalah apresiasi dari pemerintah pusat atas komitmen tinggi kita. Tapi ini bukan akhir. Kita akan buktikan bahwa Minut tidak hanya unggul dalam kuantitas kepesertaan, tetapi juga menjadi contoh dalam kualitas layanan kesehatan yang adil dan merata,” ujar Sekda Wowiling dengan penuh optimisme.

Dengan semangat kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, DPRD, dan seluruh mitra fasilitas kesehatan, Kabupaten Minahasa Utara optimis dapat mempertahankan statusnya sebagai daerah dengan cakupan kesehatan universal yang solid, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang prima.

Rapat koordinasi yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk terus mengawal implementasi UHC, menjadikan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

(Rapat koordinasi ini digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah pada Rabu, 1 April 2026, dengan Sekda Ir. Novly Wowiling bertindak selaku mewakili Bupati Minahasa Utara.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *