Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Akhirnya! Warga Desa Ehe Nikmati Air Bersih yang Mengalir Jernih

755
×

Akhirnya! Warga Desa Ehe Nikmati Air Bersih yang Mengalir Jernih

Sebarkan artikel ini

Likupang, jendelasulut.com — Kabar gembira datang dari Desa Ehe, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Setelah sekian lama menghadapi kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau, sumber air baru di desa tersebut kini mengalir dengan jernih. Kehadiran air bersih ini tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Ehe, tetapi juga menjadi oase bagi masyarakat di kawasan Kepulauan Bangka yang selama ini kerap dilanda krisis air.

Desa Ehe merupakan salah satu dari empat desa di Pulau Bangka, bersama Libas, Kahuku, dan Lihunu. Wilayah kepulauan ini secara administratif masuk dalam Kecamatan Likupang Timur dan selama bertahun-tahun menjadi langganan kesulitan air bersih ketika kemarau panjang melanda. Warga bahkan harus bergantung pada air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kemarau berkepanjangan yang melanda Minahasa Utara pada September 2026 lalu sempat memaksa pemerintah daerah menyalurkan bantuan air bersih siap konsumsi ke tiga desa di Pulau Bangka, yakni Libas, Kahuku, dan Ehe. Sebanyak 984 galon air berukuran 20 liter diangkut menggunakan kapal penyeberangan dari Likupang menuju pulau tersebut. Camat Likupang Timur, Nova Sigarlaki, saat itu menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan langkah tanggap darurat untuk meringankan beban warga.

Kini, kondisi tersebut berangsur berubah. Sumber air yang mengalir jernih di Desa Ehe menjadi titik terang baru bagi masyarakat. Air dari sumber itu tidak lagi keruh sehingga dapat langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi dan sanitasi sehari-hari. Bagi warga yang selama ini harus berjuang mendapatkan air, aliran jernih tersebut terasa seperti hadiah yang tak ternilai. Informasi ini dilansir dari akun resmi Kominfo Minut pada Senin, 19 Oktober 2026.

Meski demikian, perjuangan menuju akses air bersih yang merata di Kepulauan Bangka belum sepenuhnya usai. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune J. E. Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung terus berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan. Di Desa Libas, misalnya, program bantuan infrastruktur perpipaan telah terealisasi dan mampu mengalirkan air bersih langsung ke rumah-rumah penduduk, mengurangi ketergantungan pada distribusi air galon atau armada pengangkut. Langkah serupa diharapkan dapat segera menyusul di Desa Ehe dan desa lainnya.

Warga Desa Ehe pun menyambut baik aliran air jernih ini. Mereka berharap agar sumber air tersebut dapat dikelola dengan baik dan pasokan air bersih terus berlanjut, tidak hanya saat musim hujan, tetapi juga di tengah kemarau panjang. Dengan adanya air bersih yang mengalir jernih, kualitas hidup masyarakat di Kepulauan Bangka, khususnya di Desa Ehe, diharapkan semakin membaik. Pemerintah desa dan masyarakat setempat juga diharapkan dapat bersinergi dalam menjaga kelestarian sumber air agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *